BERITAKALTIM.CO – Pembangunan perumahan subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Bontang Lestari (Bonles) diyakini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pengembangan wilayah tersebut sebagai kawasan kota baru. Hal itu mengemuka dalam kegiatan sosialisasi yang digelar PT Semua Bisa Jago di Gedung Auditorium Taman Tiga Dimensi, Selasa (16/12/2025).
Pengembang menilai kehadiran hunian bersubsidi tidak hanya menjawab kebutuhan rumah layak bagi ASN, tetapi juga berpotensi menciptakan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah selatan Kota Bontang.
Direktur PT Semua Bisa Jago Muhammad Aswar mengatakan pembangunan perumahan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pengembang akan membangun 266 unit rumah tipe 36 di atas lahan seluas sekitar lima hektare.
“Hunian ini kami rancang sebagai awal terbentuknya ekosistem kawasan. Perumahan akan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Aswar.
Ia menjelaskan, kawasan perumahan tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti pertokoan, minimarket, pujasera, serta ruang kegiatan ekonomi lainnya. Dengan konsep tersebut, perumahan tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat aktivitas warga.
Perumahan ini berlokasi di Jalan Prestasi RT 07, Kelurahan Bontang Lestari, tepat di samping Lapas Bontang Lestari. Lokasi tersebut dinilai strategis seiring berkembangnya infrastruktur pemerintahan dan kawasan industri di wilayah tersebut.
Aswar menambahkan, pihaknya optimistis Bontang Lestari akan berkembang menjadi kawasan strategis di masa depan. Keberadaan Kantor Wali Kota, Kantor DPRD, serta kawasan industri menjadi indikator kuat arah pertumbuhan wilayah.
Sebagai daya tarik awal, pengembang menyiapkan insentif sepeda listrik bagi 100 pendaftar pertama yang telah melakukan akad. Program perumahan subsidi ini ke depan juga akan dibuka bagi masyarakat umum.
Pembangunan tahap awal ditargetkan rampung dalam waktu satu setengah tahun. Setelah itu, pengembang berencana mengembangkan perumahan komersial yang dilengkapi masjid, sarana olahraga, serta fasilitas publik lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, menyambut positif langkah pengembang tersebut. Ia menilai pembangunan perumahan sejalan dengan rencana pemerintah dalam mengembangkan Bontang Lestari sebagai kawasan hunian terpadu.
“Pemerintah terus mendorong Bonles menjadi kawasan yang hidup dan produktif. Kehadiran perumahan akan mempercepat pertumbuhan wilayah, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun infrastruktur,” ujarnya.
LIA | WONG
Comments are closed.