BERITAKALTIM.CO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menggelar kegiatan open house Natal sebagai ajang silaturahmi bersama keluarga besar DPRD Kaltim dan jajaran Partai Geriindra, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan itu dihadiri anggota DPRD Kaltim, unsur sekretariat DPRD, mulai dari Sekretaris Dewan (Sekwan), para kepala bagian, hingga seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
“Hari ini kita membuat kegiatan open house Natal. Kita mengundang seluruh yang ada di lingkungan sekretariat DPRD. Pertama anggota DPRD, yang kedua tim sekretariat, mulai dari Ibu Sekwan, para kabag, dan seluruh yang bekerja di lingkungan DPRD Provinsi Kaltim,” ujar Ekti Imanuel.
Tak hanya internal DPRD, Ekti juga mengundang pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Timur. Hadir langsung Ketua DPD Gerindra Kaltim yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, bersama jajaran pengurus dan Fraksi Partai Gerindra, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kita juga bersilaturahmi dengan pengurus DPD Partai Gerindra Kaltim. Ketua DPD yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Pak Seno Aji, tadi hadir bersama kita, termasuk fraksi Gerindra di provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.
Menariknya, open house tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus cabang olahraga di Kalimantan Timur. Ekti yang dikenal aktif di dunia olahraga turut mengundang pengurus cabang bola voli hingga arung jeram.
“Saya juga mengundang pengurus cabang olahraga, seperti cabang bola voli dan arung jeram. Mereka juga hadir. Artinya, ini murni silaturahmi dalam rangkaian perayaan Natal,” katanya.
Menurut Ekti, meski perayaan Natal telah berlalu dan kegiatan baru digelar pada 30 Desember, esensi kebersamaan dan silaturahmi tetap menjadi yang utama, terlebih menjelang pergantian tahun.
“Walaupun hari ini sudah tanggal 30 dan sebentar lagi kita menyambut tahun baru, silaturahmi seperti ini tetap penting,” ucapnya.
Menjawab pertanyaan terkait imbauan bagi masyarakat menjelang malam pergantian tahun, Ekti memilih menyampaikan pesan yang menyejukkan. Ia mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan doa dan refleksi.
“Kalau imbauan khusus saya rasa tidak ada. Yang penting kita menyambut tahun yang akan datang dengan berdoa sesuai kepercayaan masing-masing. Kita minta di tahun 2026 semuanya bisa berjalan normal,” ujarnya.
Ia juga menyinggung harapannya agar Kalimantan Timur dijauhkan dari berbagai musibah dan kondisi ekstrem seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain.
“Kita berharap tidak ada hal-hal ekstrem seperti yang terjadi di Sumatera. Kita berdoa Kaltim tetap dilindungi oleh Yang Maha Kuasa di tahun depan,” tambahnya.
Terkait adanya imbauan pembatasan perayaan malam tahun baru secara berlebihan, termasuk penggunaan kembang api, Ekti menilai langkah tersebut sebagai bentuk empati dan efisiensi.
“Hampir semua provinsi menyarankan menyambut tahun baru dengan kesederhanaan. Kita juga melihat adanya kedukaan di Sumatera dan berbagai pertimbangan lainnya,” katanya.
Menurut dia, perayaan yang sederhana namun penuh makna justru lebih mencerminkan kedewasaan dan kepedulian sosial.
“Harapan kita sih tetap normal saja, sederhana, tidak berlebihan, tapi tetap penuh makna,” pungkasnya.
YANI | WONG
Comments are closed.