BERITAKALTIM.CO-Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Sulawesi Selatan kepada warga terdampak banjir di Kota Makassar.
Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak, di antaranya kawasan Kodam III di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, serta Blok 8 dan Blok 10 Antang di Kecamatan Manggala.
“Peninjauan dilakukan menyusul rilis BMKG yang menyebutkan sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berstatus awas akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem,” kata Amson di Makassar, Senin.
Berdasarkan peringatan BMKG, wilayah yang masuk status awas antara lain Kota Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Barru, serta Kecamatan Tellulimpoe di Kabupaten Bone.
Amson mengatakan pengecekan difokuskan pada wilayah yang selama ini dikenal rawan banjir, seperti Kelurahan Katimbang yang hampir setiap musim hujan mengalami genangan.
“Selain melakukan pemantauan, kami juga menyerahkan bantuan logistik dari Bapak Gubernur berupa logistik pangan, perlengkapan keluarga, dan shelter kit kepada para pengungsi di Kantor Lurah Katimbang yang menjadi posko induk,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, BPBD Sulsel bersama TRC dan Tim Drainase Kota Makassar juga meninjau kondisi luapan Sungai Biring Je’ne. Banjir di wilayah tersebut dipicu oleh curah hujan deras serta penyempitan alur sungai.
BPBD juga memantau perkembangan di Blok 8 dan Blok 10 Antang. Meski kondisi sempat kondusif, pergerakan air masih terpantau dan berpotensi kembali meningkat.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengantisipasi potensi banjir susulan,” jelas Amson.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.