BeritaKaltim.Co

Pemprov Kaltim Serahkan Hibah Panggung Kesenian dan Toilet Biotek ke Desa Wisata Batu Majang

BERITAKALTIM.CO — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menyerahkan secara simbolis bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada masyarakat Desa Wisata Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur ke wilayah hulu Sungai Mahakam, 6–8 Januari 2026.

Bantuan yang disalurkan berupa pembangunan panggung kesenian permanen dan fasilitas sanitasi modern berupa toilet biotek. Total nilai hibah yang dikucurkan mencapai Rp391.968.003, dialokasikan untuk dua paket pekerjaan fisik di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Mahakam Ulu.

Rudy Mas’ud mengatakan pembangunan di Kalimantan Timur harus berjalan merata dan tidak berhenti di kawasan perkotaan. Menurut dia, desa-desa dengan potensi budaya yang kuat perlu mendapatkan perhatian setara agar mampu tumbuh berkelanjutan.

“Pembangunan tidak boleh hanya berpusat di kota. Desa Batu Majang memiliki kekayaan adat istiadat yang harus dijaga dan dirawat. Panggung kesenian ini kami hibahkan agar anak-anak muda dan pelaku seni memiliki ruang yang layak untuk berekspresi,” kata Rudy.

Ia menambahkan, pembangunan toilet biotek menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan di wilayah permukiman sungai.

“Sanitasi yang baik adalah kebutuhan dasar. Toilet biotek ini kita dorong sebagai solusi ramah lingkungan agar tidak mencemari sungai, sekaligus mendukung kawasan wisata yang bersih dan sehat,” ujar Rudy.

Desa Wisata Batu Majang merupakan salah satu desa wisata yang tengah berkembang di Mahakam Ulu dan masuk dalam rencana pengembangan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur melalui program Joss Pol Pengembangan Desa Wisata dan Budaya tahun 2026.

Adapun panggung kesenian dibangun dengan nilai kontrak Rp195.984.000. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat kegiatan budaya, festival lokal, serta pertemuan warga. Panggung tersebut memiliki ukuran panjang 5,5 meter dan lebar 7,5 meter, yang ditujukan sebagai wadah pelestarian seni dan budaya Dayak di wilayah hulu Mahakam.

Sementara itu, fasilitas toilet biotek dibangun sebanyak dua unit dengan nilai kontrak yang sama, yakni Rp195.984.000. Sistem pengolahan limbah berbasis bioteknologi digunakan untuk menekan risiko pencemaran lingkungan, terutama di kawasan permukiman yang berada di sepanjang bantaran Sungai Mahakam.

Bupati Mahakam Ulu yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia menilai kehadiran infrastruktur pendukung ini telah lama dinantikan masyarakat.

“Selama ini warga menggunakan fasilitas seadanya untuk kegiatan sosial dan budaya. Dengan adanya panggung kesenian dan sanitasi yang layak, aktivitas masyarakat dan pengembangan desa wisata akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Selain menyerahkan hibah, dalam kunjungan kerja selama tiga hari tersebut Gubernur Rudy Mas’ud juga meninjau progres pembangunan jalan akses perbatasan serta berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat setempat.

Dialog tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi warga sebagai bahan perencanaan pembangunan Kalimantan Timur pada periode 2026–2027.

YANI | WONG

Comments are closed.