BERITAKALTIM.CO-Sebuah mobil minibus tenggelam di kanal Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Senin (12/1) sore. Peristiwa tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan AKP Rizkyan Tatit Hanafi mengatakan kendaraan tersebut dikemudikan pria berinisial BAF (34) dengan satu penumpang TEY (44). Keduanya merupakan warga yang melintas dari arah Pangkalan Kerinci menuju Langgam sebelum mengalami kecelakaan fatal.
“Sesampainya di Kilometer 10 Desa Rantau Baru, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ujar Rizkyan dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Selasa.
Jalur Koridor RAPP yang dilintasi kendaraan masih berupa jalan tanah dan batu. Karena melaju terlalu cepat, mobil tiba-tiba bergerak ke arah kanan jalan dan sopir tidak sempat melakukan pengereman yang efektif.
Mobil kemudian menghantam pembatas tanah di sisi jalan sebelum akhirnya terjun ke dalam kanal yang berada tepat di tepi jalur. Kedalaman kanal membuat kendaraan langsung tenggelam dalam waktu singkat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kedua korban sempat berusaha menyelamatkan diri saat air mulai masuk ke dalam kabin. Namun tekanan air dan posisi mobil yang sudah terendam penuh membuat mereka gagal keluar dari kendaraan.
“Diduga korban berusaha menyelamatkan diri, tetapi tidak berhasil keluar dari kendaraan saat tenggelam,” jelas Rizkyan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas Satlantas Polres Pelalawan harus mendatangkan alat berat untuk mengangkat bangkai mobil dari dasar kanal.
Setelah kendaraan berhasil diangkat ke permukaan, petugas mengevakuasi jenazah kedua korban ke rumah sakit terdekat. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan masih melakukan analisis lebih lanjut terhadap kondisi kendaraan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.