BERITAKALTIM.CO-Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum memperkuat solidaritas, meneguhkan nilai gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam menjawab harapan rakyat akan kehidupan yang lebih sejahtera.
Hal itu disampaikan Puan dalam pidato pembukaan masa sidang pada Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
“DPR RI akan terus berupaya menghadirkan kebijakan negara yang dapat memajukan kualitas kehidupan rakyat,” ujar Puan.
Ia menegaskan, berbagai tantangan pembangunan nasional ke depan membutuhkan peran aktif dan tanggung jawab politik DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat. Salah satu tantangan utama adalah pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang masih memerlukan reformasi struktural agar lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Selain itu, Indonesia juga dihadapkan pada tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi global, digitalisasi, serta perkembangan ekonomi hijau. Puan juga menyoroti pentingnya penyempurnaan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia juga menjadi perhatian DPR RI untuk mengurangi kesenjangan dan memperkuat persatuan nasional. Di samping itu, peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pangan, dan perumahan turut menjadi prioritas.
Puan menambahkan, penanganan isu sosial dan politik secara bijaksana diperlukan demi menjaga stabilitas, persatuan, dan kohesi nasional. Selain itu, mitigasi perubahan iklim dan perlindungan lingkungan hidup menjadi bagian dari tanggung jawab negara terhadap generasi masa depan.
Dalam menghadapi kompleksitas tantangan tersebut, Puan menyatakan DPR RI memiliki peran strategis melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Oleh karena itu, kebijakan negara harus dirancang dengan prioritas dan strategi yang optimal, terutama di tengah keterbatasan ruang fiskal.
“DPR RI akan memastikan bahwa setiap kebijakan dan alokasi anggaran negara benar-benar menjawab kebutuhan rakyat, mendorong keadilan sosial, serta menjamin keberlanjutan pembangunan nasional,” katanya.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.