BERITAKALTIM.CO-Satuan Tugas Kesehatan Daerah Militer (Satgas Kesdam) I/Bukit Barisan memberikan layanan pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak korban bencana alam di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis para penyintas, khususnya anak-anak dan warga pengungsi pasca-bencana banjir dan longsor.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan komunikatif dan menyenangkan agar anak-anak merasa lebih aman dan nyaman.
“Trauma healing difokuskan bagi anak-anak dan warga pengungsi untuk membantu pemulihan kondisi psikologis pasca-bencana. Kegiatan dilakukan melalui sapaan, bernyanyi, hingga bermain bersama,” ujar Asrul di Medan, Kamis.
Selain aktivitas hiburan, para personel TNI juga memberikan edukasi sederhana kepada anak-anak dan warga agar tetap tenang, optimistis, serta bersemangat dalam menjalani masa pemulihan.
Asrul menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam pemulihan fisik tetapi juga psikologis.
Program trauma healing ini dilaksanakan bersama Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan dan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Kodim 0212/TS sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap para korban.
Selain layanan psikososial, Satgas juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi 150 karung beras, 150 kotak mi instan, 40 karton air minum kemasan, 150 paket selimut, obat-obatan, serta 150 paket makanan ringan untuk anak-anak.
“Melalui Satgas Gulbencal, TNI AD terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu pemulihan pasca-bencana,” kata Asrul.
Kodam I/Bukit Barisan juga terus memaksimalkan pendampingan langsung dan distribusi bantuan logistik agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal setelah bencana yang melanda wilayah Tapanuli Selatan tersebut.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.