BeritaKaltim.Co

Balikpapan, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara Jadi Magnet Investor di Kaltim Sepanjang 2025

BERITAKALTIM.CO-Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang paling diminati investor sepanjang 2025, seiring derasnya aliran modal masuk ke provinsi tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Fahmi Prima Laksana, mengatakan ketiga daerah itu menjadi tujuan favorit penanam modal baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Aliran modal ke Kaltim terbanyak di tiga wilayah itu sebagai tujuan favorit investor,” ujar Fahmi di Samarinda, Senin.

Berdasarkan data realisasi investasi 2025, Balikpapan menempati posisi teratas dengan nilai investasi mencapai Rp27,25 triliun. Peringkat kedua ditempati Kabupaten Kutai Timur dengan capaian Rp20 triliun.

“Sementara itu, Kabupaten Kutai Kartanegara turut menjadi andalan berikutnya dengan perolehan nilai investasi sebesar Rp12,82 triliun,” jelas Fahmi.

Secara keseluruhan, realisasi investasi di Benua Etam sepanjang 2025 mencapai Rp87,78 triliun, melampaui target nasional sebesar Rp79,86 triliun atau setara 109 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Fahmi, sejumlah sektor masih menjadi magnet utama investasi di Kalimantan Timur, antara lain pertambangan, industri kimia, perkebunan, dan sektor pangan.

Aliran investasi tersebut juga memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, terutama di Kutai Timur yang menyerap 20.045 tenaga kerja Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sementara Balikpapan dan Samarinda masing-masing menyerap 10.063 orang dan 9.796 orang tenaga kerja domestik.

Pada kategori Penanaman Modal Asing (PMA), Kutai Timur kembali mencatatkan serapan tertinggi dengan 7.061 tenaga kerja, disusul Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.

Fahmi menilai keberhasilan Kaltim melampaui target investasi nasional tidak terlepas dari upaya agresif pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wilayah ke tingkat global.

“Keberhasilan melampaui target itu merupakan buah dari upaya agresif pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi daerah ke kancah global,” ujarnya.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah menjalin kerja sama bilateral investasi melalui ajang Mahakam Investment Forum, yang menjadi wadah promosi peluang usaha di Kalimantan Timur.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini dengan mempertahankan strategi promosi yang terukur dan pelayanan perizinan yang prima,” kata Fahmi.

ANTARA-Wong-Ar

Comments are closed.