BeritaKaltim.Co

BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Hutan Meluas di Aceh Barat, Tak Ada Hujan Sepekan

BERITAKALTIM.CO-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Kabupaten Aceh Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terus meluas selama sepekan ke depan, seiring kondisi cuaca kering tanpa hujan.

Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh–Nagan Raya, Angga Yudha, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan citra satelit, saat ini tidak terdapat pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu terjadinya hujan di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.

“Berdasarkan hasil pengamatan citra satelit, saat ini memang tidak ada pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu terjadinya hujan. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama sepekan ke depan,” kata Angga Yudha kepada ANTARA di Meulaboh, Selasa.

BMKG memprakirakan wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, dan sekitarnya akan mengalami cuaca cerah berawan, dengan suhu udara siang hari berkisar 31–33 derajat Celcius. Kondisi tersebut berpotensi memperparah kekeringan dan menyulitkan upaya pemadaman api yang saat ini masih dilakukan oleh BPBD dan tim gabungan di Aceh Barat.

“Jika melihat tidak adanya awan pertumbuhan hujan selama sepekan ini, kondisi cuaca cerah berawan dikhawatirkan dapat mendukung terjadinya kebakaran lahan,” ujarnya.

Selain faktor cuaca kering, tiupan angin kencang dari wilayah pesisir barat Aceh juga menjadi pemicu potensi meluasnya kebakaran lahan. Berdasarkan pemantauan citra satelit, kecepatan angin di wilayah tersebut berkisar 10–12 knot, yang dapat mempercepat penyebaran api di lahan kering.

Minimnya awan konvektif, lanjut Angga, turut memperbesar risiko kekeringan berkepanjangan di Aceh Barat dan Nagan Raya, sehingga semakin menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman api di lapangan.

“Jika melihat kondisi cuaca saat ini, tentu sangat menyulitkan teman-teman BPBD dan tim gabungan dalam memadamkan api di lokasi kebakaran lahan,” katanya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta tetap waspada terhadap cuaca terik dan angin kencang selama sepekan ke depan, karena berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.

ANTARA/Wong/Ar

Comments are closed.