BERITAKALTIM.CO-Pemimpin Jepang dan Inggris diperkirakan akan menyepakati penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan ekonomi dalam pertemuan puncak yang digelar di Tokyo pada Sabtu, sebagai respons terhadap meningkatnya pengaruh militer China di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diproyeksikan menegaskan kembali komitmen bersama terhadap visi “Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka”, demikian disampaikan seorang pejabat pemerintah Jepang.
Kunjungan satu hari PM Starmer ke Jepang menjadi kelanjutan dari lawatan empat harinya ke China sejak Rabu. Selama berada di Beijing, Starmer dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menjajaki kemitraan strategis jangka panjang dan stabil antara kedua negara.
Usai pertemuan bilateral, Takaichi yang menjabat sejak Oktober lalu dan Starmer dijadwalkan menggelar konferensi pers bersama, menurut pejabat tersebut.
Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung di tengah upaya Tokyo dan London memperdalam hubungan pertahanan, seiring meningkatnya tantangan keamanan global, termasuk kebangkitan militer China dan invasi Rusia ke Ukraina.
Kedua negara memiliki pandangan yang sejalan bahwa keamanan kawasan Indo-Pasifik dan Euro-Atlantik saling berkaitan, sehingga memerlukan pendekatan strategis bersama.
Sebagai sekutu dekat Amerika Serikat dan anggota G7, Jepang dan Inggris juga terlibat dalam proyek trilateral bersama Italia untuk mengembangkan jet tempur generasi berikutnya yang ditargetkan beroperasi pada 2035.
Selain sektor pertahanan, kerja sama ekonomi Jepang–Inggris juga terus diperkuat, terutama sejak Inggris resmi keluar dari Uni Eropa (Brexit) pada 2020.
Pada 2024, Inggris menjadi anggota ke-12 Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), perjanjian perdagangan bebas yang dipimpin Jepang dan berlaku sejak 2018, setelah Amerika Serikat menarik diri pada 2017.
Pertemuan terakhir antara Takaichi dan Starmer berlangsung pada November 2025 di Afrika Selatan, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Bagi Starmer, kunjungan ke Tokyo kali ini menjadi kunjungan resmi pertamanya ke Jepang sejak menjabat Perdana Menteri pada Juli 2024.
(Sumber: Kyodo)
ANTARA/Wong/Ar
Comments are closed.