BeritaKaltim.Co

Enam Kelurahan di Balikpapan Utara Luncurkan Program Tematik, Camat Apresiasi Inovasi Berbasis Potensi Lokal

BERITAKALTIM.CO-Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, memberikan apresiasi kepada enam kelurahan yang meluncurkan program tematik sebagai wujud inovasi dan penguatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Enam kelurahan tersebut yakni Gunung Samarinda, Gunung Samarinda Baru, Muara Rapak, Batu Ampar, Karang Joang, dan Graha Indah. Masing-masing kelurahan menghadirkan program tematik yang dirancang sesuai karakter wilayah dan kebutuhan masyarakat, serta menjadi bagian dari penguatan peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK).

Peluncuran enam program tematik ini dilakukan usai pelantikan resmi kepengurusan TP-PKK tingkat Kecamatan dan Kelurahan Balikpapan Utara yang berlangsung pada Sabtu (31/1/2026).

Menurut Umar Adi, inovasi yang dihadirkan keenam kelurahan menunjukkan keseriusan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Enam program tematik ini disepakati bersama dan disesuaikan dengan potensi khas masing-masing kelurahan. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat,” ujarnya, kepada Beritakaltim.co, melalui sambungan seluler pada hari Minggu, 1 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Kelurahan Graha Indah mengangkat Bawang Tiwai sebagai ikon unggulan, tanpa mengesampingkan pengembangan produk lokal lainnya. Sementara itu, Kelurahan Karang Joang memfokuskan diri pada penguatan komoditas singkong, dengan pengembangan berbagai produk turunan yang telah dikenal, seperti opak dan tapai.

Kelurahan Muara Rapak mengusung program Masbima (Masyarakat Bijak Mengelola Alam) yang menitikberatkan pada isu lingkungan. Program ini diperkuat melalui pengembangan Kampung ProKlim, pengelolaan sampah, serta diarahkan menjadi pilot project Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

Sementara itu, Kelurahan Gunung Samarinda Baru dicanangkan sebagai Kelurahan Digital. Inovasi ini didukung oleh digitalisasi data kependudukan yang telah dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta pemanfaatan data PKK, yang ke depan akan menjadi pilot project pelaporan pemberdayaan masyarakat secara digital di Balikpapan Utara.

Kelurahan Gunung Samarinda menghadirkan inovasi Kampung UP2K dan UMKM Digital sebagai wadah promosi berbagai produk unggulan masyarakat. Adapun Kelurahan Batu Ampar memfokuskan program pada Manajemen UP2K Berbasis Pangan Lokal, dengan penguatan produk melon yang terintegrasi dengan pengembangan kawasan Kampung Wisata.

Umar Adi menegaskan, seluruh program tematik tersebut dirancang saling terintegrasi dalam konsep Kelurahan Madani, yakni kelurahan yang Mandiri, Adaptif, dan Inovatif, sekaligus menyinergikan program Pemerintah Kota Balikpapan dengan 10 Program Pokok PKK.

“Kami berharap program tematik ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dijalankan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(*)

NIKEN | WONG

Comments are closed.