BeritaKaltim.Co

Menko Polkam Tekankan Sinergi Pemerintah dan Media untuk Jaga Stabilitas Nasional

BERITAKALTIM.CO-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan media massa dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus memajukan bangsa.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Djamari menyoroti maraknya penyebaran fitnah dan berita bohong (hoaks) yang berpotensi memecah belah masyarakat dan melemahkan ketahanan nasional.

Menurutnya, kolaborasi strategis antara pemerintah dan media menjadi kunci untuk meluruskan informasi yang menyimpang serta menjaga ruang publik tetap sehat.

“Jika kita bersinergi, akan lebih mudah membangun bangsa ini. Kita tidak boleh memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin melemahkan ketahanan nasional melalui informasi negatif,” ujar Djamari.

Pernyataan tersebut disampaikan Djamari dalam acara “Silaturahmi Media Nasional” yang digelar di Gedung Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (4/2).

Meski menekankan pentingnya persatuan, Djamari menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik. Ia menilai kritik sebagai instrumen penting untuk evaluasi kinerja pemerintahan sekaligus penguat demokrasi.

“Tidak ada negara yang runtuh karena kritik, justru banyak yang menjadi kuat karena berani mendengar. Kritik adalah bentuk kepedulian masyarakat agar kekuasaan tetap berjalan di koridor yang benar,” ucapnya.

Acara tersebut mendapat apresiasi dari para pemimpin redaksi media nasional yang hadir. Mereka sepakat bahwa komunikasi dua arah antara pemerintah dan pers merupakan kunci dalam menjaga stabilitas politik serta keamanan nasional.

Pertemuan itu ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi rutin antara pemerintah dan media guna menciptakan ruang publik yang sehat dan konstruktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan redaksi dari berbagai media arus utama, antara lain LKBN ANTARA, TVRI, RRI, TV One, iNews TV, Kompas TV, Metro TV, Harian Kompas, Garuda TV, Nusantara TV, Detik.com, Tribune Network, Jawa Pos Group, Kumparan, dan Rakyat Merdeka.

Turut hadir pula Wakil Menko Polkam Lodewijk F. Paulus, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta para pejabat tinggi di lingkungan Kemenko Polkam.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.