BERITAKALTIM.CO-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan negara dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang digelar di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan arahan Presiden berfokus pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kesiapsiagaan menghadapi dinamika geopolitik global, agar pembangunan nasional dapat berjalan lancar.
“Bapak Presiden mengarahkan secara umum, yang intinya beliau menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan, ketertiban, juga pertahanan negara, termasuk menghadapi dinamika geopolitik,” kata Tito usai mengikuti Rapim TNI-Polri.
Menurut Tito, Presiden juga memberikan pesan khusus kepada TNI dan Polri untuk terus memperkuat postur pertahanan dan keamanan nasional.
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan bangsa sangat bergantung pada tingkat kepercayaan rakyat terhadap negara.
“Oleh karena itu, TNI diharapkan menjadi tentara yang dekat dan dicintai rakyat, sementara Polri menjadi polisi yang didukung serta dipercaya masyarakat,” ujar Tito.
Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut memberikan taklimat langsung kepada seluruh peserta Rapim sebagai bentuk konsolidasi strategis antara TNI dan Polri.
Rapim TNI-Polri 2026 ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas institusi dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendukung agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo.
Rapat pimpinan tersebut diikuti oleh lebih dari 650 peserta, yang terdiri atas unsur pimpinan TNI, Polri, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, mencerminkan komitmen bersama dalam mempererat koordinasi antarlembaga negara.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.