BeritaKaltim.Co

Wenas versus Disi, duel guard lokal warnai laga Kesatria kontra Dewa

BERITAKALTIM.CO – Pertarungan dua guard lokal, Abraham Renoldi Wenas dan Rio Disi, akan mewarnai pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 antara Kesatria Bengawan Solo melawan Dewa United Banten, di Sritex Arena, Kota Solo, Rabu, pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan statistik IBL, Kesatria kembali bermain di kandang setelah menyelesaikan dua laga tandang.

Kemenangan kontra Pacific Caesar Surabaya pada pekan kelima lalu, menjadi modal penting bagi tuan rumah yang kini mencatatkan rekor laga 2-6 (menang-kalah) dan menempati peringkat kedelapan klasemen sementara musim ini.

Dalam laga nanti, peran Wenas diprediksi kembali krusial.

Selain menjadi motor serangan skuad asuhan Anthony Garbelotto, guard tersebut juga memiliki kontribusi besar dalam mengatur ritme permainan. Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, Wenas membukukan rata-rata 4,9 poin per laga (ppg).

Kemampuan membaca permainan dan menjaga tempo diharapkan mampu membantu tuam rumah meredam permainan cepat Dewa United, sekaligus membuka peluang serangan bagi rekan setimnya.

Di kubu tim tamu, Rio Disi menjadi salah satu opsi utama di luar paint area, terutama di tengah absennya sejumlah pemain lain akibat cedera.

Rio tampil konsisten sepanjang musim dengan rata-rata 15,1 ppg dan kerap memberi energi tambahan dari sisi ofensif.

Pelatih Dewa United Agusti Julbe Bosch diperkirakan akan memaksimalkan fleksibilitas Rio, baik sebagai pemain inti maupun coming off the bench, terutama jika tim menerapkan strategi small ball.

Tim juara IBL 2025 itu datang ke Solo dengan kondisi tidak ideal setelah beberapa pemain harus menepi, termasuk Jordan Adams, Kaleb Ramot Gemilang, Joshua Ibarra, Kristian Liem, serta Laurentius Steven Oei.

Situasi tersebut membuat duel antar guard lokal semakin menarik, karena kedua pemain berpotensi menjadi penentu alur permainan tim masing-masing.

Kesatria akan mengandalkan kontrol permainan Wenas, sementara Dewa United berharap agresivitas Rio guna menjaga produktivitas poin tim.

ANTARA | WONG

Comments are closed.