BERITAKALTIM.CO-Predikat kota bersih bukan sekadar simbol, melainkan cerminan budaya warganya. Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab kolektif seluruh masyarakat.
Ajakan itu disampaikannya menyusul arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan bersih dan tertata, baik untuk masyarakat maupun wisatawan.
“Indonesia harus tampil menarik, salah satunya lewat lingkungan yang bersih. Ini berlaku untuk semua daerah, termasuk Balikpapan, terutama di kawasan wisata, pantai, fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ujar Taqwa, Senin (16/2/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Balikpapan itu menegaskan, menjaga kebersihan tidak harus menunggu program besar pemerintah. Menurutnya, aksi sederhana seperti gotong royong di lingkungan sekitar sudah menjadi kontribusi nyata.
Ia menyebut, partainya secara konsisten menggelar kegiatan sosial dan bakti lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kebersihan. “Minimal dari lingkungan kita masing-masing. Membersihkan ruang publik, fasilitas umum, dan area sekitar tempat tinggal. Ini langkah kecil tapi dampaknya besar,” katanya.
Taqwa juga menyinggung pentingnya kebersihan di kawasan pasar dan pusat ekonomi. Mengutip pernyataan Menteri Lingkungan Hidup, ia menekankan bahwa fasilitas publik harus dijaga agar tetap asri dan nyaman.
Menurutnya, lingkungan yang bersih berdampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau bersih, orang nyaman datang ke pasar. Aktivitas jual beli lancar, pedagang pun lebih semangat bekerja,” jelasnya.
Sebagai kota yang identik dengan penghargaan Adipura, Balikpapan dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk mempertahankan reputasi tersebut.
Taqwa menegaskan, menjaga kebersihan bukan semata tugas pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha. “Tanpa instruksi pun, kebersihan harus menjadi kesadaran bersama. Tidak ada tawar-menawar soal ini,” tegasnya.
Ia pun mengajak para pedagang dan pelaku usaha, khususnya di kawasan pasar, untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya dan menjaga area usaha tetap bersih.
Semangat gotong royong, DPRD optimistis Balikpapan mampu terus menjaga kebersihan dan keindahan kota, sekaligus mempertahankan predikat Adipura sebagai kebanggaan bersama.
NIKEN | WONG
Comments are closed.