BeritaKaltim.Co

Indonesia-India Perkuat Kerja Sama Digital, Fokus AI hingga Semikonduktor

BERITAKALTIM.CO-Indonesia dan India memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor digital melalui pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dan Sekretaris Kementerian Elektronika dan Informasi Teknologi India (MeitY) S. Krishnan.

Pertemuan berlangsung di sela AI Impact Summit yang digelar di New Delhi, India.

“Kemitraan strategis ini akan menjadi fondasi kuat bagi kedua negara untuk bersama-sama membentuk masa depan digital Asia yang lebih cerah, di mana teknologi menjadi kekuatan pendorong kesetaraan dan pertumbuhan inklusif,” ujar Nezar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Lima Area Kerja Sama Digital

Dalam pertemuan tersebut, terdapat lima area utama kerja sama yang mencerminkan visi bersama kedua negara dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kepentingan publik.

1. Kecerdasan Buatan (AI) dan Teknologi Baru

Indonesia menyatakan ketertarikan untuk mengadopsi pendekatan India dalam demokratisasi AI, sehingga akses teknologi tidak dimonopoli segelintir pihak, tetapi dapat dimanfaatkan startup dan masyarakat luas.

Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan AI berdaulat yang relevan secara budaya, aman, serta melindungi kepentingan data nasional.

2. Infrastruktur Publik Digital (DPI)

Indonesia menjajaki adaptasi model identitas digital Aadhaar untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik.

Pertukaran keahlian juga dilakukan pada platform e-Sanjeevani dan BISAG-N yang mendukung telemedicine dan pemetaan geospasial untuk perencanaan logistik serta infrastruktur.

3. Desain Chip dan Rantai Pasok Semikonduktor

Potensi mineral kritis Indonesia dinilai dapat melengkapi misi semikonduktor India. India menawarkan dukungan desain chip melalui fasilitas yang membantu lebih dari 300 institusi akademik dan 100 startup, membuka peluang berbagi infrastruktur teknologi.

4. Keamanan Siber dan Tanggap Darurat

Pembentukan saluran berbagi informasi antara CERT-In dan lembaga terkait di Indonesia menjadi prioritas untuk mitigasi ancaman siber lintas batas.

Indonesia juga mengeksplorasi adaptasi Sistem Dukungan Tanggap Darurat (ERSS) India yang mengintegrasikan layanan medis, kepolisian, dan bantuan jalan raya dalam satu platform terpadu.

5. Peningkatan Kapasitas dan Pertukaran Talenta

Pemanfaatan National Institute of Electronics & Information Technology (NIELIT) menjadi kunci dalam peningkatan keterampilan dan literasi digital.

Program Startup Tours dan pertukaran inovator juga digagas untuk memperkuat kolaborasi startup kedua negara.

Nezar berharap kemitraan ini dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia dan India, menciptakan peluang ekonomi baru, serta memastikan manfaat teknologi dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.