BeritaKaltim.Co

Otorita IKN Pastikan Perlindungan Satwa Liar di Kawasan Ibu Kota Baru

BERITAKALTIM.CO-Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), disebut tetap memberikan ruang bagi perlindungan satwa liar serta pembangunan kembali hutan endemik Kalimantan.

Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Edgar Diponegoro, menegaskan pembangunan IKN tetap memperhatikan aspek lingkungan, termasuk perlindungan habitat satwa liar di kawasan tersebut.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah pembangunan jembatan koridor satwa di atas jalan tol. Koridor satwa itu dirancang sebagai jalur khusus agar satwa liar tetap dapat berpindah tempat tanpa terganggu oleh keberadaan Jalan Tol IKN.

“Koridor satwa dibangun untuk menjamin keselamatan satwa liar yang melintas dan berhabitat di kawasan itu,” ujar Edgar saat ditemui di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Otorita IKN juga berkomitmen mewujudkan konsep kota hutan (forest city) dengan kebijakan perlindungan satwa liar dan pembatasan pembangunan fisik. Sesuai amanat undang-undang, kawasan terbangun tidak boleh lebih dari 25 persen, sementara sekitar 65 persen wilayah harus tetap berupa kawasan hutan.

Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otorita IKN, Onesimus Patiung, menambahkan bahwa pihaknya tengah membangun kembali hutan endemik Kalimantan dengan menanam jenis tumbuhan dan menghadirkan kembali satwa lokal untuk membentuk iklim mikro yang alami.

Menurutnya, mengembalikan hutan tropis ke kondisi asli bukan perkara mudah. Banyak plasma nutfah atau bahan genetik tumbuhan dan hewan yang telah hilang akibat penebangan liar, pembukaan lahan, dan pembakaran hutan.

Sebagai langkah konkret, pembangunan pusat plasma nutfah dan museum untuk mendokumentasikan kekayaan hayati dilakukan di Persemaian Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat konservasi dan restorasi ekosistem hutan tropis Kalimantan.

Kalimantan dikenal memiliki ekosistem hutan tropis yang beragam dan khas, termasuk hutan kerangas di wilayah pesisir dengan tanah berpasir yang miskin unsur hara. Upaya perlindungan dan restorasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan IKN sebagai kota berkelanjutan yang selaras dengan alam.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.