BERITAKALTIM.CO — Bankaltimtara menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dengan menghadiri peresmian Jembatan Nibung yang menghubungkan dua kampung di Kecamatan Kaubun dan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.
Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah pesisir di kawasan utara Kalimantan Timur.
Direktur Operasional dan Manajemen Risiko Bankaltimtara, Yenny Israwati, yang hadir mewakili manajemen, menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Nibung diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang.
Menurutnya, infrastruktur tersebut mampu memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat, khususnya di wilayah pesisir.
Bankaltimtara juga menegaskan kesiapan untuk terus memberikan dukungan pendanaan pembangunan daerah sebagai bagian dari peran bank pembangunan daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Selain itu, Bankaltimtara memiliki jaringan layanan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kelas III Kaubun yang lokasinya relatif dekat dengan Jembatan Nibung. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mengakses layanan perbankan guna mendukung aktivitas ekonomi.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan pembangunan infrastruktur di kawasan utara Kaltim harus mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan tidak boleh ada lagi desa tertinggal, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi ekonomi besar.
Peresmian Jembatan Nibung turut dihadiri Anggota DPR RI Hj Sarifah Suraidah Harum, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, serta jajaran Forkopimda setempat.
Ke depan, Bankaltimtara menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan keuangan inklusif guna menopang pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan Timur, khususnya kawasan pesisir.
WONG
Comments are closed.