BeritaKaltim.Co

Target Pajak Kaltim 2026 Capai Rp41,67 Triliun, DJPB Optimistis Tercapai

BERITAKALTIM.CO-Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Timur menargetkan pendapatan negara dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2026 sebesar Rp43,87 triliun. Target tersebut didominasi penerimaan perpajakan, baik pajak dalam negeri maupun pajak perdagangan internasional.

Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Kaltim, Edih Mulyadi, mengatakan dari total target tersebut sebesar Rp41,67 triliun berasal dari penerimaan perpajakan, sedangkan Rp2,19 triliun berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Pendapatan Rp43,87 triliun ini berasal dari penerimaan perpajakan dengan target Rp41,67 triliun, sisanya Rp2,19 triliun dari PNBP,” ujarnya di Samarinda, Senin.

Target pendapatan negara 2026 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp36 triliun. Namun, realisasi hingga Januari 2026 baru mencapai Rp1,59 triliun, lebih rendah dibanding realisasi Januari 2025 yang mencapai Rp2,98 triliun.


Rincian Target Pajak Dalam Negeri 2026

Target pajak dalam negeri sebesar Rp28,83 triliun terdiri atas lima komponen utama:

  • Pajak Penghasilan (PPh) ditarget Rp13,03 triliun, realisasi Januari Rp486,51 miliar (3,73 persen).

  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditarget Rp12,14 triliun, realisasi Januari Rp352,48 miliar (2,9 persen).

  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ditarget Rp572,91 miliar, realisasi Januari Rp41,45 miliar (7,23 persen).

  • Pajak lainnya ditarget Rp3,07 triliun, realisasi Rp387,19 miliar (12,59 persen).

  • Cukai ditarget Rp1,75 miliar, realisasi Rp0,13 miliar (7,38 persen).

Realisasi Pajak Penghasilan Januari 2026 tercatat lebih rendah dibanding Januari 2025 yang mencapai Rp1,49 triliun atau 11,42 persen dari target tahunan.


Pajak Perdagangan Internasional dan PNBP

Dari sektor pajak perdagangan internasional, target ditetapkan sebesar Rp12,94 triliun, terdiri atas:

  • Bea masuk Rp1,08 triliun, realisasi Januari Rp58,41 miliar

  • Bea keluar Rp11,75 triliun, realisasi Januari Rp56,07 miliar (0,48 persen)

Sementara itu, target PNBP 2026 sebesar Rp2,19 triliun, dengan realisasi Januari Rp210,61 miliar (9,57 persen).

Rinciannya:

  • PNBP lainnya ditarget Rp1,6 triliun, realisasi Rp207,86 miliar

  • Pendapatan badan layanan umum ditarget Rp590,91 miliar, realisasi Rp2,75 miliar


Tren dan Tantangan Pendapatan Negara Kaltim

Meski target pendapatan negara Kaltim 2026 meningkat signifikan dibanding 2025, realisasi awal tahun menunjukkan perlunya akselerasi penerimaan, khususnya dari sektor pajak dalam negeri dan perdagangan internasional.

DJPb Kaltim optimistis target Rp43,87 triliun dapat tercapai melalui optimalisasi penerimaan pajak, penguatan pengawasan, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.