BERITAKALTIM.CO – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyiagakan ratusan fasilitas layanan kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan medis selama arus mudik Lebaran. Sebanyak 188 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Kalimantan Timur dipastikan siap memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, mengatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan sehat.
“Puskesmas di masing-masing kabupaten dan kota sudah kami siagakan. Termasuk pos-pos kesehatan yang berada di jalur mudik maupun titik keramaian masyarakat,” kata Jaya saat di hubungi, Selasa (10/3/2026).
Menurut dia, jumlah petugas yang dilibatkan bahkan bisa lebih banyak dari yang tercatat secara formal, karena tenaga kesehatan di daerah juga ikut aktif membantu pelayanan di lapangan.
“Kalau yang terlibat secara aktif sebenarnya bisa lebih banyak, karena tenaga kesehatan di daerah ikut membantu pelayanan di pos kesehatan,” ujarnya.
Selain menyiagakan Puskesmas, pemerintah juga mendirikan sejumlah pos kesehatan di jalur transportasi dan terminal untuk melayani pemudik yang membutuhkan pertolongan medis ringan hingga pemeriksaan kesehatan.
Pos tersebut akan melayani pemudik yang mengalami kelelahan, gangguan kesehatan, hingga kondisi darurat selama perjalanan.
“Kami menyiagakan tenaga kesehatan di pos-pos tersebut agar pemudik bisa beristirahat sekaligus memeriksa kondisi kesehatannya sebelum melanjutkan perjalanan,” jelas Jaya.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan selama periode mudik menjadi salah satu prioritas karena mobilitas masyarakat meningkat tajam menjelang dan sesudah Lebaran.
Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan, Dinkes juga berkolaborasi dengan sejumlah instansi lain. Pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi angkutan umum telah dilakukan di beberapa terminal.
“Kami bekerja sama dengan instansi lain seperti Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir angkutan umum,” kata Jaya.
Pemeriksaan tersebut meliputi cek kondisi fisik hingga tes narkoba guna memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima saat membawa penumpang.
“Memang tidak semuanya diperiksa, tetapi yang hadir di terminal kami lakukan pemeriksaan kesehatan termasuk tes narkoba,” jelasnya.
Jaya berharap kesiapsiagaan tenaga kesehatan serta sinergi lintas instansi dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan maupun kecelakaan selama musim mudik.
“Kami siap melaksanakan pelayanan selama mudik Lebaran. Harapannya tentu perjalanan masyarakat berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan saat melakukan perjalanan jauh, seperti beristirahat cukup, membawa obat pribadi, serta memanfaatkan pos kesehatan jika mengalami keluhan selama perjalanan.
“Silakan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah kami siapkan. Tujuannya agar masyarakat bisa mudik dengan aman, sehat, dan bisa bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman,” pungkasnya.
YANI | WONG
Comments are closed.