BERITAKALTIM.CO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), berjalan dengan lancar.
“Terkait kondisi di Krayan, saat ini terdapat satu pesawat yang beroperasi secara rutin setiap hari dengan frekuensi satu hingga dua penerbangan,” kata Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel Pertamina Patra Niaga, Muhammad Naufal Atiyah di Tarakan, Kaltara, Rabu.
Dia mengatakan untuk empat SPBU di wilayah Krayan, seluruhnya dalam kondisi aman dari sisi stok.
“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Fuel Terminal Tarakan guna memastikan prioritas distribusi serta penyampaian informasi stok kepada tim supply point, sehingga pengiriman dapat dilakukan secara terarah,” jelas Naufal.
Saat ini distribusi BBM ke wilayah Krayan tetap didukung oleh operasional penerbangan yang berjalan rutin.
Ia menambahkan koordinasi juga terus dilakukan terkait kondisi infrastruktur, khususnya pada jalur Long Bawan menuju Krayan Selatan yang menjadi salah satu perhatian dalam mendukung kelancaran distribusi.
“Hal ini telah dibahas dalam rapat internal bersama manajemen untuk memastikan langkah tindak lanjut yang tepat,” katanya.
Naufak mengatakan di sisi lain, dukungan dari pemerintah daerah juga terus menguat, termasuk melalui koordinasi bersama DPRD dan pemangku kepentingan terkait guna mendorong percepatan penanganan infrastruktur.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun menegaskan bahwa Pertamina terus memastikan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Krayan tetap terpenuhi.
Dia mengatakan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus melakukan koordinasi lintas fungsi dan dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi BBM ke wilayah Krayan.
“Kami memastikan stok dalam kondisi aman dan penyaluran terus berjalan, dengan tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan,” ujar Edi.
Pertamina juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya guna mendukung kelancaran distribusi energi, termasuk dalam mendorong perbaikan akses pendukung di wilayah tersebut.
ANTARA | WONG
Comments are closed.