BERITAKALTIM.CO – Penantang teratas kelas menengah (72,6kg) World Boxing Organization (WBO) Denzel Bentley kembali ke ring menghadapi Endry Saavedra untuk memperebutkan gelar juara dunia sementara (interim) pada 4 April mendatang di O2 Arena, London, Inggris.
Dalam laporan The Ring yang dikutip di Jakarta, Jumat, disebutkan bahwa Denzel Bentley sudah lama menunggu pertarungan tersebut sehingga ia sempat melamar pekerjaan sebagai pengantar barang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang masih muda.
Petinju Inggris berusia 31 tahun itu belum bertinju sejak 7 Desember 2024, ketika ia mengalahkan Brad Pauls untuk menjadi juara Inggris dan Eropa, dan sejak saat itu ia harus menunggu kesempatan bertanding berikutnya.
Pada Juli 2025, badan pemberi sanksi memerintahkannya untuk menghadapi penantang peringkat nomor dua, Endry Saavedra, tetapi keduanya baru akan bertemu untuk pertama kalinya pada akhir pekan ini. Mereka akan naik ring dalam laga pendukung acara MF Pro yang puncaknya adalah pertarungan Deontay Wilder melawan Derek Chisora.
Laga tersebut sudah lama dinantikan oleh Bentley, yang sempat mengalami kesulitan finansial karena tidak memiliki pemasukan tetap selama tidak bertarung.
Bentley mengungkapkan bahwa dirinya menghadapi kondisi sulit secara finansial karena ia tidak akan dibayar kecuali bertarung. Di sisi lain, ia juga tidak cukup beruntung memiliki banyak sponsor seperti yang dimiliki beberapa petinju lain.
“Saya punya anak dan tinggal bersama keluarga saya, jadi saya punya tagihan yang harus dibayar,” katanya.
Ia mengatakan telah berjuang keras untuk memperbaiki kondisi finansialnya, termasuk melamar pekerjaan di Amazon sebagai pengantar barang. Langkah itu hampir berhasil, tetapi kemudian ia mendapat jadwal pertandingan yang membuatnya harus kembali berlatih, meski pada akhirnya pertarungan tersebut sempat tertunda.
“Selama ini saya hanya berlatih di gym, menyempurnakan kemampuan saya, dan merasa diri saya juga semakin baik selama waktu itu. Saya tidak merasa itu sia-sia,” katanya.
Sekarang Bentley akhirnya mendapatkan tanggal pertandingan, yang menjadi sisi positif dari perjuangannya. Ia memiliki waktu sekitar satu setengah tahun untuk mempersiapkan diri, belajar lebih banyak tentang dirinya, dan menjadi lebih dewasa sebagai petinju.
Ia mengatakan bahwa jika ia benar-benar mendapatkan pekerjaan itu dan bekerja penuh waktu, ia akan kehilangan waktu berlatih di gym dan mungkin tidak akan merasa setajam sekarang menjelang pertarungan ini.
“Itu sulit, Anda harus menemukan keseimbangan. Tim saya membantu dan menjaga saya, dan saya sangat menghargainya,” katanya.
Bentley akan menghadapi Saavedra, petinju asal Venezuela yang dikenal tangguh. Saavedra naik ring dengan rekor 17 kemenangan (14 KO), satu kekalahan, dan satu seri, dengan tekad merebut gelar juara interim yang dapat membuka peluang menuju perebutan gelar juara dunia WBO.
ANTARA | WONG
Comments are closed.