BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai menuai hasil dari strategi pengawasan langsung di lapangan, untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terbukti mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak, meski realisasi penerimaan masih dalam tahap awal.
Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Idham, menyampaikan bahwa perubahan perilaku wajib pajak mulai terlihat setelah sidak dilakukan oleh Komisi II DPRD bersama pihaknya.
“Beberapa wajib pajak yang sebelumnya tidak patuh, tidak melapor bahkan tidak membayar, kini sudah mulai melakukan pelaporan omzet dan pembayaran. Ini dampak yang cukup terasa,” ujarnya, pada hari Jumat, 10 April 2026.
Meski belum ada data pasti terkait persentase kenaikan penerimaan, Idham menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan menjadi indikator awal yang sangat penting, dalam mengoptimalkan PAD.
“Tahap awal yang kami dorong adalah kepatuhan. Kalau pelaporan sudah lebih transparan dan lengkap, maka penerimaan daerah akan ikut meningkat,” jelasnya.
Pada tahun 2026, Pemkot Balikpapan menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar Rp1,3 triliun. Namun hingga triwulan pertama, realisasi masih berada di kisaran 18 hingga 20 persen.
Beberapa sektor seperti pajak restoran, hotel, dan parkir masih menunjukkan kinerja yang stabil dan berada di jalur target. Sementara itu, jenis pajak lain seperti pajak kendaraan bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mulai terdampak kondisi ekonomi.
“Pajak itu sangat bergantung pada perputaran ekonomi dan aktivitas usaha. Kalau kondisi ekonomi melambat, tentu berpengaruh pada penerimaan,” kata Idham.
Ia juga menambahkan, belum optimalnya realisasi di awal tahun dipengaruhi oleh distribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih berlangsung. Saat ini, surat tagihan PBB baru mulai disalurkan hingga tingkat RT dan masyarakat.
Meski menghadapi sejumlah tantangan, BPPDRD tetap optimistis target PAD dapat tercapai. Upaya peningkatan kepatuhan, pengawasan lapangan, serta perbaikan sistem pelaporan diyakini menjadi kunci dalam mengejar target tersebut.
“Kami terus berikhtiar dan optimis. Dengan dukungan semua pihak, target ini insyaallah bisa kita capai,” ujar Idham.
NIKEN | WONG | Adv Diskominfo Balikpapan
Comments are closed.