BERITAKALTIM.CO – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, mengungkapkan bahwa jumlah pelaku UMKM di Balikpapan hingga akhir 2025 telah mencapai sekitar 98 ribu unit usaha.
Jumlah tersebut merupakan data UMKM yang telah terdaftar secara resmi melalui perizinan, mulai dari usaha mikro dan kecil di tingkat kecamatan hingga pelaku usaha yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dari total tersebut, sektor kuliner menjadi yang paling dominan. Hampir 40 persen UMKM di Balikpapan bergerak di bidang makanan dan minuman, menjadikannya sebagai tulang punggung ekonomi kreatif lokal.
Heruressandy menegaskan, masyarakat yang ingin mendaftarkan usahanya kini tidak perlu khawatir. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi yang telah disediakan pemerintah.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha mikro yang belum mengurus perizinan secara formal. Oleh karena itu, pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan usahanya, baik dengan datang langsung ke dinas perizinan maupun ke DKUMKMP, atau melalui layanan daring.
“Jika mengalami kesulitan, pelaku usaha juga bisa memanfaatkan layanan pendampingan yang tersedia di setiap kecamatan,” ujarnya, pada hari Selasa, 14 April 2026.
Ia menambahkan, persyaratan pendaftaran tergolong mudah. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan dokumen dasar seperti KTP, NPWP, serta data jenis usaha. Bahkan, jika seluruh dokumen lengkap dan diunggah dengan benar, penerbitan NIB dapat dilakukan pada hari yang sama.
Selain itu, DKUMKMP juga terus mendorong keterlibatan UMKM dalam berbagai kegiatan dan layanan terpadu. Setiap tahunnya, berbagai instansi digabungkan dalam satu lokasi pelayanan, mulai dari dinas perizinan, dinas kesehatan, kementerian hukum, dinas lingkungan hidup, hingga dinas pengadaan barang dan jasa.
Tak hanya itu, sejumlah perbankan juga turut dilibatkan guna memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. “Dengan konsep layanan terpadu ini, pelaku UMKM tidak harus menunggu event tertentu. Mereka bisa datang secara reguler atau menghadiri festival yang kami selenggarakan,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, DKUMKMP juga berencana menggelar rangkaian kegiatan hingga akhir April. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan guna menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Balikpapan.
NIKEN | WONG | Adv Diskominfo Balikpapan
Comments are closed.