BeritaKaltim.Co

Dua perampok bersenjata api curi Rp20 juta dari minimarket di Duren Sawit

BERITAKALTIM.CO – Dua perampok bersenjata api dan tajam menggasak Rp20 juta dari sebuah minimarket di Jalan Taman Malaka, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Saya lagi beres-beres sama menghitung uang hasil penjualan, tiba-tiba ada yang masuk buka pintu sendiri. Yang satu langsung nodong pakai pistol sambil bilang serahin semua uang,” kata salah seorang pegawai yang menjadi korban, Novita Anggraini di Jakarta, Minggu.

Dua pelaku yang membawa senjata api dan golok itu beraksi pada Jumat (22/5) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.13 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV) minimarket.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua pelaku masuk ke dalam toko saat kondisi minimarket sudah tutup dan hanya tersisa pegawai yang sedang menghitung uang hasil penjualan.

Kedua pelaku diketahui masuk dengan mengenakan jaket hitam dan topi.

Salah satu pelaku langsung menodongkan senjata api kepada pegawai, sedangkan rekannya mengancam menggunakan golok agar korban tidak melakukan perlawanan.

Pegawai perempuan yang berada di lokasi tampak ketakutan dan memilih menuruti seluruh permintaan pelaku demi keselamatan mereka.

Novi mengungkapkan saat kejadian kondisi pintu toko memang belum terkunci sehingga memudahkan pelaku masuk ke dalam minimarket.

Menurut Novi, dirinya bersama seorang rekan sempat digiring menuju area penyimpanan brankas oleh kedua pelaku. Di bawah ancaman senjata, mereka terpaksa menyerahkan uang hasil penjualan yang tersimpan di dalam brankas.

Tidak hanya itu, pelaku juga meminta korban menyerahkan uang lain yang diduga disimpan di tempat berbeda di dalam toko.

“Terus saya bilang sudah tidak ada lagi, saya suruh ambil aja sendiri,” ujar Novi.

Setelah berhasil menguras isi brankas, kedua pelaku kemudian mengunci Novi dan rekannya di dalam gudang minimarket agar tidak bisa meminta pertolongan.

Beberapa menit kemudian, rekan Novi berusaha mendobrak pintu gudang hingga akhirnya mereka berhasil keluar. Namun saat itu kedua pelaku sudah melarikan diri dari lokasi.

“Kalau total semua uang yang diambil sekira Rp20 juta lebih. Pas kedobrak itu sudah sepi, dua orang pelaku itu sudah tidak ada,” ungkap Novi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp20 juta yang merupakan hasil penjualan minimarket selama beberapa hari terakhir.

Kasus perampokan ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Duren Sawit kini tengah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan memburu kedua pelaku yang masih dalam pelarian.

Novi berharap pelaku segera ditangkap karena aksi perampokan bersenjata tersebut dinilai meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya para pekerja minimarket yang kerap bertugas hingga larut malam.

ANTARA | WONG

 

 

Comments are closed.