6.000 KK Belum Ambil BST Ditunggu Hingga 5 Desember

oleh -148 views
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat menyampaikan Press rilis covid-19 di halaman Pemkot Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan mengimbau kepada masyarakat yang belum mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) dari APBD Kota Balikpapan untuk segera mengambil bantuan tersebut di Kantor Pos.

Hingga kini masih ada sebanyak 6.600 kepala keluarga (KK) yang belum mengambil bantuan sosial tunai (BST) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang dibagikan Kantor Pos.

“Pembagian BST dari Pemkot Balikpapan yang jumlahnya 69.489 orang (KK), sampai kemarin yang belum mengambil 6.600 orang,” ujar Wali Kota Rizal Effendi dalam konferensi pers Jumat (20/11) di Kantor Pemkot Balikpapan.

Dijelaskannya, kesempatan masih diberikan bagi warga yang belum mengambil BST senilai Rp 750 ribu untuk 3 tahap tersebut, hingga 5 Desember 2020. Jika lewat dari tanggal itu maka tidak bisa diambil lagi.

“Sekali lagi kepada warga 6.600 orang yang belum mengambil masih diberikan kesempatan untuk mengambil sampai 5 Desember,” paparnya.

Ia menjelaskan jika BST tidak diambil maka dana tersebut akan dikembalikan ke kas daerah. Disebabkan Dinas Sosial wajib membuat laporan, karena akan memasuki tutup tahun anggaran.

“Anggarannya harus dikembalikan ke kas daerah karena tutup anggaran tanggal 15 Desember jadi Dinas Sosial harus membuat surat laporan. Jadi mohon maaf waktunya sudah tidak bisa lagi jadi akan dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.

Ditambahkannya, akan segera menginformasikan ke RT setempat bagi KK yang belum mengambil BST. “Nanti saya lihat nama-namanya akan kita informasikan lagi ke RT-RT yang 6.600 orang ini supaya segera diambil,” ujarnya

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty kembali mengingatkan kepada masyarakat, apabila mengalami gejala Covid-19 seperti demam, batuk, pilek, dan kehilangan indra penciuman untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Hal ini untuk mencegah jangan sampai terjadi kasus suspek dengan gejala sedang. Karena saat ini terdapat kecenderungan kenaikan kasus suspek atau yang dirawat dengan gejala di rumah sakit,” ungkapnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (20/11/2020) terdapat penambahan 16 kasus terkonfirmasi, dengan 13 di antaranya merupakan kasus suspek, dan sisanya kasus tanpa gejala.

Kemudian pada hari ini juga terdapat 19 kasus selesai isolasi dan tidak ada kasus meninggal dunia. #

Wartawan: Thina