700 Pelaku PIRT Paser Menunggu Pelatihan Kewirausahaan

oleh -216 views
Suasana Yenni Eviliana saat melakukan Sosialiasi Perda beberapa waktu lalu.

BERITAKALTIM.CO- Anggota komisi IV DPRD Kaltim, Yenni Eviliana menyebutkan sekitar 600 sampai 700 Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) UMKM di Kabupaten Paser antre untuk mendapatkan pelatihan kewirausahaan.

Oleh karena hal tersebut, ia akan mengakomodir perihal antrean tersebut, dan akan diusulkan melalui provinsi dengan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Paser.

“Sesuai dengan tujuan saya sebelum menjabat menjadi DPRD Provinsi bKaltim. Yakni,  mendorong sektor ekonomi kreatif,” terang Wakil Ketua DPW PKB Kaltim tersebut, saat menghadiri pelatihan kewirausahaan di Disperindagkop dan UKM Paser, Senin (26/7/2021).

Bantuan anggaran pelatihan melalui dinas terkait, dalam setahun maksimal tiga kali. Namun untuk tahun ini hal itu terkendala dikarena adanya pemangkasan anggaran akibat pandemi Covid-19. Namun yang lebih mengkhawatirkan jika tidak disubsidi melalui provinsi maka antrean pelatihan akan menumpuk hingga 10 tahun ke depan.

“Saya akan bantu pelaku UMKM  untuk pelatihan kewirausahaan. Pelatihan ini juga dapat dilaksanakan di desa, kecamatan, atau lembaga. Yang terpenting dinas terkait di undang,” tambahnya.

Berkaca terkait hal itu, politisi PKB tersebut menargetkan Kabupaten Paser memiliki desa-desa wisata seperti halnya di pulau Jawa. Mengingat Kabupaten Paser sebagai penyangga ibu kota Negara (IKN), paling tidak, menurut dia, desa memiliki sumber penghasilan sendiri di luar Anggaran Dana Desa (ADD).

“Jika hanya mengharapkan ADD, apalagi dalam kondisi Covid-19, dan terus ada pemangkasan. Desa yang ada tidak akan berkembang,” paparnya.

Lebih lanjut, Yenni menginginka Kabupaten Paser seperti pulau jawa, ada desa wisata seperti industri batik atau tenun. Menurut dia, hal semacam itu yang akan diterapkan. UMKM akan maju, melalui industri rumah tangga kelas akar rumput.

“Jika UMKM meningkat. Tentu ekonomi meningkat. Akan menyerap tenaga kerja. Pengganguran pasti menurun. Tentu saja, pendapatan daerah ikut naik,” pungkasnya. #

Wartawan: Heriman

No More Posts Available.

No more pages to load.