BERITAKALTIM.CO – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan gencar melakukan sosialisasi pembekalan penguatan Pra Nikah yang berlangsung di Grand Tjokro Balikpapan, Selasa (14/5/2024).
Kegiatan ini yang dihadiri puluhan calon pengantin dan dibuka secara resmi oleh Kabid Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Kota Balikpapan Rinda Setyawati.
Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon pengantin mengenai permasalahan yang akan dihadapi setelah menikah.
Rinda menyampaikan, pembekalan ini memberikan pemahaman agar seluruh calon pengantin bisa menciptakan keluarga yang sakinah mawadah waromah. ” Menghasilkan generasi sehat, cerdas dan jauh dari stunting, ” ucapnya.
Mengingat permasalahan perkawinan usia anak masih menjadi salah satu isu penting penyebab stunting maka diperlukan pembelajaran pembekalan sebelum pernikahan seperti remaja putri meminum tablet tambah darah sebagai salah satu pencegah stunting dan pola hidup sehat.
” Sebetulnya untuk menghasilkan anak yang sehat, tidak serta setelah menikah tetapi perlu pembekalan tiga bulan sebelum nikah ” ucap Rinda.
Untuk calon pengantin putra agar berhenti dulu merokok agar dapat menghasilkan keturunan atau buah hati yang sehat, cerdas dan jauh dari stunting dan juga menciptakan keluarga yang harmonis.
Selanjutnya DP3AKB Balikpapan menghadirkan tiga narasumber dari Kementrian Agama yakni Ahmadi, RSUD Beriman dr. Benny Yafet dan Psikolog Kurnia Rizky yang membawakan tema membangun dan menciptakan pernikahan yang berkualitas, intervensi stunting dan kesehatan reproduksi. #
Reporter: Thina | Editor: Wong