BERITAKALTIM.CO – Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, H. Alimuddin Latief, menghadiri konferensi pers untuk mengklarifikasi beredarnya foto kebersamaannya dengan bakal calon Gubernur Provinsi Kaltim, Rudy Mas’ud.
Acara ini diprakarsai oleh Ketua Harian KKSS Kaltim, Ridwan Tassa, dan Ketua KKSS Kota Samarinda, H. Muslimin. Di gelar di hotel grand sawit, samarinda. Selasa malam, (30/7/2024).
Dalam konferensi pers tersebut, H. Alimuddin Latief menjelaskan bahwa kehadirannya dalam beberapa foto bersama Rudy Mas’ud adalah dalam kapasitas pribadi dan bukan sebagai representasi dari lembaga KKSS.
“Perlu saya sampaikan bahwa betul saya secara pribadi mendukung salah satu bakal calon Gubernur Provinsi Kaltim, yaitu Rudy Mas’ud, namun dukungan ini bersifat pribadi dan bukan atas nama KKSS,” tegasnya.
Alimuddin juga menyebutkan bahwa foto yang beredar baru-baru ini diambil saat acara makan malam yang dihadirinya.
“Sebetulnya saya diundang makan malam dan yang hadir lebih banyak orang Madura daripada orang Bugis, namun itu memang sudah menjadi risiko. Saya tegaskan KKSS tidak boleh berpolitik secara kelembagaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alimuddin menyatakan bahwa sebelum mengambil langkah mendukung Rudy Mas’ud, ia telah berkonsultasi dengan Ketua Umum KKSS Pusat, Haji Muklis Patahna, yang memberikan arahan untuk tidak membawa nama lembaga KKSS dalam dukungannya. Ia juga menghadap tokoh Sulawesi Selatan, Jusuf Kalla, untuk memohon izin dan arahan terkait dukungan politik tersebut.
“Perlu saya pertegas kembali, meskipun secara pribadi saya mendukung salah satu calon, sebagai Ketua KKSS kaltim saya tidak pernah mengajak anggota lain untuk mengikuti saya. Secara lembaga, baik DPW maupun DPD, saya tidak pernah memberikan imbauan untuk mendukung salah satu calon,” jelas Alimuddin.
Menurut Alimuddin, warga KKSS diharapkan dapat menentukan pilihan politiknya masing-masing tanpa ada paksaan atau arahan dari lembaga.
“Tanpa diarahkan, masing-masing pasti sudah punya calon untuk didukung. Warga kan tahu menempatkan dirinya masing-masing,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai alasan mendukung Rudy Mas’ud, mantan rival dalam pemilihan ketua KKSS, Alimuddin menyatakan bahwa kedewasaan dalam berorganisasi dan berpolitik sangat penting.
“Kita harus dewasa dalam berorganisasi dan berpolitik. Bertarung dalam satu posisi, baik di organisasi maupun politik, pasti ada yang menang dan kalah. Namun, hubungan sosialnya tidak ada masalah. Kalau bertarung mau dibawa mati, kan kacau,” jelasnya.
Alimuddin juga menambahkan bahwa ia sudah berteman dengan Rudy Mas’ud sejak tahun 2005, dan rumah orang tua mereka hanya berjarak 100 meter.
“Secara pribadi dan pertemanan, saya mendukung beliau. Politik itu pilihan, dan mendukung salah satu calon secara pribadi harus punya sikap. Sikap saya adalah mendukung beliau, dan bentuk dukungan adalah komitmen,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian KKSS Kaltim, Ridwan Tassa, juga memberikan tanggapan kepada wartawan dari sisi pandangan nya sebagai bagian dari KKSS.
“Secara pribadi, kita memiliki hak politik dan hak asasi, dan kita menghargai hak politik Ketua KKSS Kaltim. Tentu saja, beliau tidak membawa KKSS dalam pilihan politiknya, dan kita berharap semua warga memahami bahwa beliau menentukan pilihan secara pribadi. Berbeda dengan saya yang ASN, harus bersikap netral dan tidak bisa berpolitik,” jelas Ridwan.
Ridwan menambahkan bahwasanya Konferensi pers ini diadakan untuk menegaskan bahwa meskipun ada dukungan pribadi dari Ketua KKSS Kaltim, lembaga KKSS tetap netral dan tidak berpolitik sesuai dengan anggaran rumah tangga organisasi.
“Dukungan Ketua KKSS kaltim, Bapak Alimuddin kepada Rudy Mas’ud adalah keputusan pribadi yang tidak mewakili pandangan lembaga atau anggota di dalam lembaga KKSS ” pungkasnya. #
Reporter: Yani | Editor: Wong
Comments are closed.