BERITAKALTIM.CO – Dalam upaya memperkuat sektor perkebunan di Kalimantan Timur, UPTD Produsen Benih Tanaman Perkebunan (PBTP) dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur aktif mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Perbenihan yang diselenggarakan di Palembang pekan lalu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mendalam terkait tata kelola perbenihan guna mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul berkualitas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi komoditas perkebunan di wilayah tersebut.
Ia menyoroti peran kunci ketersediaan benih bermutu dalam mencapai target produksi komoditas unggulan seperti karet, lada, dan kelapa sawit, yang menjadi fokus utama pembangunan perkebunan di Kalimantan Timur.
Bimtek ini diikuti oleh sepuluh peserta yang mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai teknik perbenihan karet dan kelapa sawit, mulai dari pemilihan bahan tanam yang bermutu hingga proses menjadi benih siap salur.
Salah satu perusahaan yang dikunjungi dalam Bimtek ini adalah PT. Bina Sawit Makmur (PT. BSM), yang memberikan bimbingan tentang proses produksi benih sawit unggul, mulai dari pengenalan varietas, produksi kecambah, hingga proses siap salur ke masyarakat.
Selain itu, peserta juga diberi kesempatan untuk mempelajari tata kelola perbenihan kelapa sawit di kebun perbenihan PT. Aek Tarum, bagian dari Sampoerna Agro.
“Melalui bimbingan teknis ini, Disbun Kaltim optimis dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sektor perkebunan yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Rizal pada saat diwawancarai, Sabtu (17/8/2024)
“Bimtek ini diharapkan dapat diaplikasikan di lapangan untuk membantu petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi,” tambahnya.
Hal ini menjadi langkah awal dalam penyediaan bahan tanam berkualitas yang akan mendukung peningkatan daya saing produk perkebunan Kalimantan Timur di pasar internasional. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong
Comments are closed.