BERITAKALTIM.CO-Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kukar Periode 2024 -2029, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (7/9/2024) oleh Dewan Pimpinan Wilayah Apkasindo Kaltim Betman Siahaan.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kukar Muhammad Taufik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Slamet Hadiraharjo, Kadis PMD Arianto, Plt Kadis Perumahan dan Pemukiman Penduduk M Aidil serta dinas instansi terkait lainnya.
Edi Damansyah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik atau dikukuhkan. Pengukuhan ini bukan hanya sekedar seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam mendukung dan memberdayakan petani kelapa sawit di Kutai Kartanegara.
Kelapa sawit sebagai komoditi strategis yang harus mendapatkan skala prioritas dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah secara terstruktur, sistematik dan massif karena juga sebagai energi ketahanan pangan yang harus dikedepankan mengingat adanya nilai-nilai ekonomis positif yang bersifat makro dan mikro.
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Kukar merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pada Tahun 2023 luas areal perkebunan kelapa sawit mencapai lebih 400.000 hektar dengan produksi CPO mencapai 1,5 juta ton.
Kontribusi sektor kelapa sawit terhadap pendapatan asli daerah PAD juga sangat signifikan, yang mencapai lebih dari 20 persen dari total PAD Kabupaten Kutai Kartanegara.
Namun dibalik angka-angka yang menggembirakan tersebut, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh para petani kelapa sawit.
Mulai dari fluktuasi harga, kendala dalam penerapan praktik pertanian berkelanjutan, hingga isu-isu terkait lingkungan dan sosial.
“Dalam konteks inilah, peran Asosiasi Petani Kelapa Sawit menjadi sangat krusial,” kata Edi Damansyah.
Diharapkan Asosiasi ini dapat menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi petani, meningkatkan kapasitas dan ketrampilan petani, serta memperjuangkan kepentingan petani dalam berbagai forum dan diskusi.
Karena itu, pemerintah daerah mengajak Apkasindo sebagai wadah para petani swadaya untuk turut serta bersama sama, bersinergi saling mendukung untuk meningkatkan pembangunan di bidang pertanian, khususnya komoditi kelapa sawit, mengingat sumber daya terbarukan yang dimiliki Kutai Kartanegara belum maksimal, baik dari sisi pemanfaatan lahan (pengembangan) dan terutamanya juga dari sisi hilirisasi kelapa sawit.
Apkasindo merupakan wadah atau organisasi para petani mandiri/swadaya, dengan harapan bermanfaat untuk meningkatkan posisi tawar menawar petani kelapa sawit, membantu mewujudkan hak-hak petani di sekitar perusahaan, meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit, memberikan perlindungan dan advokasi hukum kepada petani serta mendorong sinergi antara pelaku usaha produksi kelapa sawit.
Edi Damansyah yakin bahwa Pengurus DPD yang baru dilantik, memiliki kapasitas dan komitmen yang tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.#
Editor: Hoesin KH|Adv|Diskominfo Kukar
Comments are closed.