BERITAKALTIM.CO – Pemkot Balikpapan melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan terus berupaya meningkatkan kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah menjadi prioritas pada tahun 2024.
Pjs Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir menyampaikan Kegiatan ini merupakan tindak lanjut evaluasi dari Kementerian Investasi / BPKM untuk kinerja Tahun Anggaran 2023 lalu sebagai upaya langkah pencapaian target pembangunan dan reformasi birokrasi.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan visitrasi oleh DPMPTSP tidak hanya Kalimantan Timur saja, namun se Regional Kalimantan.
“Mereka ini akan melakukan kujungan ke Mall – Mall pelayanan publik yang ada di Kota Balikpapan, “ ucap Pjs Wali Kota Balikpapan di Aula Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan,Kamis (17/10/2024).
Ahmad Muzakkir memberikan apresiasi atas hasil kinerja Mall Pelayanan Publik DPMPTSP Balikpapan. Karena tekah mendapat apresiasi dari Kementrian dan hasil survey kepuasan masyarakat itu sudah mencapai 95,20 persen.
“Ini suatu hal yang harus kita tingkatkan dan terus perbaiki pelayanannya. Dan penilaian yang sangat baik dari kemenetrian,” jelasnya.
Ahmad Muzakkir berharap pegawai yang berkerja di DPMPTSP Kota Balikpapan untuk terus melakukan inovasi karena dunia digital itu akan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman.
“Harus kordinasi intensif dengan SKPD terkait lainnya, seperti DLH, dan DPU karena bagian dari perizinan itu ada syarat-syarat teknis yang harus diikuti,” katanya.
Pjs Wali Kota Balikpapan menyampaikan pemkot Balikpapan berkomitmen mempermudah akses masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan digitalisasi layanan PTSP.
Selain itu ditunjang dengan penguatan SDM dan teknologi agar pelayanan yang diberikan lebih responsif dan efisien.
“Pemkot Balikpapan akan menyederhanakan proses pelayanan dan memperkuat sistem monitoring untuk meningkatkan transparansi serta akuntabilitas,” ucapnya.
Pemerintah juga akan mendorong efisiensi dalam pengeluaran daerah serta meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik.
Salah satunya di sektor PPB, Pemkot Balikoapan akan mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan melakukan evaluasi rutin untuk memantau dan mengukur efektivitas pengelolaan PPB.
Pemerintah juga berupaya memperluas kerja sama dengan sektor swasta dan masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Kolaborasi ini penting untuk menciptakan kebijakan inovatif yang berbasis teknologi dalam mendukung pelayanan publik dan investasi di daerah,” tutupnya. #
Reporter: Thina | Editor: Wong | Adv Diskominfo Balikpapan
Comments are closed.