BERITAKALTIM.CO-Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Dafip Haryanto, membuka kompetisi Sepakbola Piala Suratin Regional Kukar Kelompok Usia 13 dan 15, Sabtu (19/10/2024) di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, ditandai dengan tendangan bola perdana.
Acara itu dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni, jajaran KONI dan PSSI Kukar, panitia, dan tentunya peserta turnamen tersebut.
Ketua Panitia, Surya Agus melaporkan bahwa kejuaraan merupakan jenjang untuk ke tingkat Provinsi Kaltim yang digelar pada November mendatang.
Jadi pemenangnya akan mewakili Kukar ke tingkat Provinsi, dan boleh menambah pemain dari yang telah mengikuti turnamen ini. Awalnya Pendaftaran pertama turnamen ini tercatat 52 Sekolah Sepakbola (SSB) Kukar, dan yang mendaftar ulang ada 33 SSB, yakni usia 13 sebanyak 19 klub, dan usia 15 sebanyak 14 klub.
Sementara, Dafip Haryanto mengapresiasi semua yang terlibat menyelenggarakan turnamen tersebut, khususnya Dispora dan Assosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kukar, serta semua peserta dan orang tua peserta, yang begitu bersemangat dan antusias untuk mengikuti kejuaraan itu.
Diakui Dafip Haryanto, perkembangan sepak bola pada usia dini saat ini menunjukkan tren yang positif dan inovatif, dengan program pengembangan terstruktur banyak klub sepak bola dan akademi telah mengembangkan program pelatihan yang fokus pada pengembangan keterampilan dasar, teknik permainan, dan pemahaman taktik. Dengan berbagai inisiatif ini.
Ditekankan Dafip Haryanto, perkembangan sepak bola pada usia dini tidak hanya membantu anak-anak mengembangkan keterampilan teknik, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan rasa persahabatan. Ini merupakan fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola.
“Kompetisi Piala Suratin pada kelompok Usia 13 dan 15 tahun ini, dapat menjadi wadah untuk mengidentifikasi dan mengembangkan bakat-bakat sepakbola lokal Kukar,” kata Dafip Haryanto, saat membacakan sambutan Pjs Bupati Kukar Bambang Arwanto.
Menurut Dafip Haryanto, dengan berkompetisi, dapat menunjukkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia sepakbola. Kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat jaringan komunitas sepakbola di Kukar. Melalui pertemuan dan interaksi antara peserta, pelatih, dan penggemar sepakbola, dapat tercipta hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan dalam pengembangan olahraga sepak bola.
“Kompetisi Piala Suratin pada kelompok Usia 13 & 15 Tahun ini, diharapkan bisa menjadi ajang atau sarana yang bernilai positif, khususnya untuk mencegah dan mengajak masyarakat dan generasi muda Kukar supaya terhindar dari berbagai hal-hal yang negatif,” ungkap Dafip Haryanto.
Ditambahkan Dafip Haryanto, sepakbola juga bukan hanya sebuah permainan, tetapi juga sebuah ajang belajar tentang sportivitas, kejujuran, dan kerja keras, membentuk karakter yang tangguh dan memupuk semangat kebersamaan dalam berkompetisi.
Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Kukar Idaman yaitu Misi Ke-2 “Meningkatkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak mulia Unggul dan berbudaya”.
Diharapkan Dafip Haryanto, setelah ini ada bentuk pembinaan yang berjenjang yaitu dari pembinaan awal (usia dini) kemudian pembinaan lanjutan (usia pertengahan), dilanjutkan pembinaan elite (tingkat lanjut) dan pembinaan profesional.
Dafip Haryanto berpesan bahwa yang terpenting dari olahraga adalah tentang persahabatan, kebersamaan, dan kesempatan untuk belajar bersama.
“Semoga pengalaman yang peserta dapatkan di sini akan membawa inspirasi dan semangat untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan di masa depan,” tegas Dafip Haryanto.
Diharapkan Dafip Haryanto, dengan kompetisi ini akan ditemukan pemain-pemain muda berbakat seperti Taufani dari Tenggarong dan Kukar pada umumnya, yang dapat berprestasi nasional bahkan internasional.
Setelah acara pembukaan dilangsungkan pertandingan pertama SSB Bhakti Jaya Loa Janan vs SSB Rapak Lambur Tenggarong.#
Editor: Hoesin KH
Comments are closed.