BERITAKALTIM.CO-Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Mall Pelayanan Publik (MPP) Kukar ke 2, Kamis (5/12/2024) di gedung MPP Kompleks Perkantoran Bupati Kukar dan meminta agar MPP terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan.
Hadir pada acara itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para asisten, dan kepala perangkat daerah dilingkungan Pemkab Kukar, juga forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kukar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar Alfian Noor, melaporkan bahwa Indikator kinerja utama (IKU) terkait investasi hingga 2024 meningkat bahkan melebihi target, bahkan kepuasan masyarakat juga melebihi target.
Ada 65 ribu UMKM di Kutai Kartanegara, 45 ribu di antaranya telah berizin dan akan dituntaskan tahun berikutnya.
“Ada pelayanan langsung ke masyarakat terkait pengurusan legalitas usaha dan layanan lainnya juga sudah berjalan, yakni kami beri nama MPP Beraya’an,” kata Alfian Noor.
Kemudian kolaborasi dengan Polres, Samsat, Pajak, Dinkes yang melakukan kegiatan MPP Beraya’an mendatangi warga desa di kecamatan terkait pelayanan termasuk SIM.
Atas pelayanan yang telah dilakukan, MPP Kukar dapat peringkat 4 terbaik se Indonesia. Tahun ini juga diinformasikan akan mendapat penghargaan sebagai MPP yang melakukan pelayana terbaik berbasis HAM dari Kemenkumham.
Dari Ombudsman mendapat kategori hijau pekat. Indek kepuasan masyarakat di MPP 96 dengan 27 tenan pelayanan di MPP Kukar. Sedangkan untuk peningkatan SDM, pihaknya melakukan bimbingan teknis excellent service untuk seluruh tenant guna meningkatkan pelayanan.
Sementara Edi Damansyah mengapresiasi seluruh instansi yang memberikan pelayanan di MPP termasuk DPMPTSP.
Menurut Edi Damansyah MPP ini harus dilaksanakan dengan baik oleh Pemkab. Edi Damansyah berharap dari capaian yang sudah ada agar terus dilakukan evaluasi dan optimalisasi, tingkatkan pelayanan dengan SOP yang dijalankan sebaik-baiknya termasuk peningkatan SDM yang memberikan pelayanan.
Edi Damansyah meminta pelayanan instansi vertikal tidak ada yang seminggu sekali tapi setiap hari kerja ada, koordinasikan dengan Pemkab jika ada kendala misalnya SDM.
“Hendaknya ada insentif khusus bagi pelayan di MPP, ini salah satu solusi agar tak ada lagi pelayanan salah satu tenan instansi vertikal yang seminggu sekali,” ujar Edi Damansyah.
Selanjutnya Edi Damansyah meminta DPMPTSP terus melakukan evaluasi khususnya pelayanan publik agar konsisten mengacu pada SOP yang sudah berjalan baik.
“Jadi utamakan sistem yang baik yang bisa diikuti dengan baik pula oleh SDM pelayanan di MPP,” pinta Edi Damansyah.
Kemudian Bupati juga berharap agar terus ada inovasi peningkatan layanan publik yang mendatangi langsung warga desa di kecamatan, seperti yang sudah dilaporkan DPMPTSP yang sudah mulai berjalan (MPP Beraya’an).
“Sosialisasi keberadaan MPP ini juga harus ditingkatkan agar masyarakat mengetahui layanan ini,” tegas Edi Damansyah.
Acara HUT MPP itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati bersama Forkopimda dan Kepala DPMPTSP, juga dirangkai penyerahan hadiah berbagai lomba memeriahkan HUT MPP.#
Editor: Hoesin KH
Comments are closed.