BeritaKaltim.Co

Mahasiswa UINSI Samarinda Menggali Ilmu Bahasa di Kantor Bahasa Kaltim

BERITAKALTIM.CO – Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda. Pada Rabu (4/12/2024), mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, melaksanakan kunjungan studi lapangan ke kantor tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Karya Tulis Ilmiah yang diampu oleh Ahmad Syahab.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Halimi Hadibrata, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh UINSI Samarinda.

“Kami berharap mahasiswa dapat lebih menghargai bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menggunakan bahasa daerah sebagai media penyiaran Islam, sekaligus meningkatkan kompetensi berbahasa yang mendukung studi mereka,” ujar Halimi.

Bahasa sebagai Pilar Akademik dan Dakwah

Dalam sesi materi, Ali Kusno dari Kantor Bahasa Kalimantan Timur menjelaskan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam penulisan karya tulis ilmiah. Ia menekankan bahwa kemampuan berbahasa yang baik tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menyampaikan pesan keagamaan secara efektif.

Mahasiswa yang hadir merasa antusias dengan materi yang disampaikan. Salah satu peserta mengungkapkan, Materi yang mereka dapatkan sangat membuka wawasan.

“Kami memahami lebih dalam bagaimana bahasa Indonesia dapat digunakan dalam karya ilmiah maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dosen pengampu, Ahmad Syahab, juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kantor Bahasa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa kami. Materi yang diberikan mampu memperluas pemahaman mereka tentang bahasa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin,” ucap Ahmad.

Langkah Nyata Pelestarian Bahasa

Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara dunia akademik dan lembaga bahasa, tetapi juga menjadi langkah kecil dalam pelestarian bahasa Indonesia dan bahasa daerah di Kalimantan Timur. Dengan kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna bahasa yang baik, tetapi juga pelopor pelestarian bahasa sebagai jembatan budaya dan dakwah.

Kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda tahunan untuk terus mengedukasi generasi muda tentang pentingnya bahasa sebagai identitas bangsa. #

Reporter: Fathur | Editor: Wong | ADV Diskominfo Kaltim

Comments are closed.