BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim), berkomitmen untuk memenuhi target Rencana Pembangunan Daerah (RPD) dan Pengentasan Desa Tertinggal, guna mendukung ekonomi inklusif di desa. Di mana setiap warga mempunyai kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan menikmati hasil pembangunan.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur (DPMPD), seluruh perangkat daerah (PD) lingkup Pemprov, diajak bersinergi bersama dalam pencapaian target dalam Bbidang pemberdayaan masyarakat dan desa Tahun Anggaran 2025, pada rapat pembahasan peran OPD dalam mendukung ekonomi inklusif di desa, di Ruang Rapat Kantor DPMPD Kaltim, Rabu (26/2/2025).
Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto mengatakan seluruh perangkat daerah, memiliki peran penting untuk menyusun program-program yang berkaitan langsung dengan pembangunan desa.
Saat ini Kaltim menetapkan daftar 25 desa berkembang yang berpotensi untuk menjadi desa maju, berdasarkan analisis skor Indeks Desa Membangun (IDM) dan daftar 4 desa yang masih tertinggal untuk menjadi perhatian semua pihak.
“Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak terlibat menjadi krusial. Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas lokal sangat penting untuk menggerakkan roda ekonomi desa. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan membangun inisiatif bersama, kita dapat menghasilkan dampak pembangunan yang signifikan. Membangun desa berarti mengaktifkan potensi desa,” kata Puguh Harjanto.
Puguh Harjanto menjelaskan sejumlah permasalahan di desa masih memerlukan perhatian khusus. Misalnya, kurangnya tenaga kesehatan, kurangnya tenaga pendidik dan tempat pelatihan kursus.
Kemudian, perbaikan jalan antar desa yang kondisinya rusak berat, pemenuhan akses listrik, jaringan telekomunikasi yang masih lemah, pemenuhan pusat perdagangan dan lainnya.
Puguh Harjanto berharap dari dinas yang menangani program-program untuk desa ini benar-benar bisa berjalan dan terwujud. Apalagi sekarang era digital, jaringan internet dan telekomunikasi sangat penting. Karena dengan begitu desa bisa lebih maju dan tidak tertinggal informasi.
“Dinas Kominfo punya peran penting dan semoga daerah di desa yang sudah dilewati fiber optic ini ditingkatkan jaringannya dan diperluas jangkauan titik-titiknya,” ungkap Puguh Harjanto.#
Editor: Hoesin KH
Comments are closed.