BERITAKALTIM.CO-Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tahun 2025 di Kota Balikpapan tak hanya diramaikan oleh pelaku UMKM dan perajin profesional dari seluruh Indonesia.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah keterlibatan SMKN 2 Balikpapan, yang menjadi satu-satunya sekolah di Balikpapan yang turut serta dalam Bazar UMKM sekolah dalam ajang nasional bergengsi tersebut.
Kehadiran SMKN 2 Balikpapan membawa misi edukatif sekaligus praktis. Melibatkan siswi dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), partisipasi siswa siswi bertujuan untuk melatih kemampuan wirausaha dan pemasaran produk secara langsung kepada konsumen.
“Ini pertama kalinya SMKN 2 ikut event berskala nasional. Kami membimbing mereka untuk belajar langsung memasarkan produk-produk UMKM sekolah,” ujar Ria, Pembina UMKM SMKN 2 Balikpapan, saat ditemui di arena pameran Bazar UMKM, di Balikpapan Sport and Convention Center, pada hari Rabu (9/7/2025)
Produk andalan yang dibawa kali ini adalah kuliner khas seperti ayam penyet, ayam bakar, dan bebek lalapan. Meski sebenarnya banyak produk lain yang ingin ditampilkan, keterbatasan tempat membuat pihak sekolah harus selektif dalam memilih produk yang dibawa.
“Banyak yang ingin kami tawarkan, tapi karena keterbatasan tempat, kami hanya bawa produk yang paling potensial,” tambah Ria.
Ia menjelaskan, keterlibatan para siswi tidak sebatas menjual produk. Mereka juga diajarkan untuk memahami seluruh proses bisnis, mulai dari peracikan produk, teknik pemasaran, hingga cara menghitung keuntungan dari modal yang digunakan.
“Anak-anak kita latih agar punya kemampuan wirausaha sejak dini. Jadi ketika lulus nanti, mereka tidak hanya siap kerja, tapi juga siap membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan UMKM sekolah ini, mulai dari pembuatan label dan kemasan produk, hingga fasilitas dan akomodasi selama kegiatan berlangsung dari tanggal 9-11 Juli 2025, di BSCC/DOME.
“Dukungan ini penting agar anak-anak kami tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga mendapatkan pengalaman nyata di lapangan. Tujuan kami adalah menciptakan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di dunia usaha,” pungkas Ria.
Partisipasi SMKN 2 Balikpapan ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan vokasi dapat berperan aktif dalam pengembangan kewirausahaan muda serta mendukung program UMKM berbasis sekolah. #
Reporter: Niken | Editor: Wong
Comments are closed.