BeritaKaltim.Co

Pemerintah Bangun 33 PSEL, Targetkan 452,7 MW Listrik Hijau dari Sampah

BERITAKALTIM.CO – Pemerintah menegaskan komitmen mempercepat program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengurangan sampah sekaligus penyediaan energi bersih. Program ini akan dibangun di 33 kota di Indonesia dan ditargetkan menghasilkan listrik hijau dengan kapasitas terpasang 452,7 Megawatt (MW).

Sepanjang 2024, timbulan sampah nasional mencapai 33,8 juta ton. Sebanyak 59,9 persen atau 20,2 juta ton terkelola, sedangkan 13,6 juta ton atau 40,1 persen masih tidak terkelola dan berpotensi mencemari lingkungan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengatakan inisiasi PSEL telah dilakukan sejak satu dekade terakhir melalui Perpres Nomor 35 Tahun 2018.

“Kami berharap seluruh kota yang menghasilkan sampah di atas 1.000 ton per hari dapat mengolah sampahnya menjadi energi. Untuk daerah dengan timbulan sampah lebih kecil, bisa dilakukan kerja sama antar daerah,” ujarnya, Kamis (2/10).

Sejauh ini, Surabaya dan Surakarta telah berhasil mengoperasikan PSEL dan menyediakan listrik dari energi sampah. Pemerintah menargetkan daerah lain segera menyusul melalui dukungan investasi dan kerja sama.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebut akselerasi program dilakukan dengan memilah daerah prioritas pembangunan yang didanai Danantara maupun investor potensial.

“Bersama-sama kita mendorong pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi inovatif untuk mengatasi krisis sampah, serta menghadirkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya.

Selain itu, RUPTL PLN 2025–2034 juga telah menetapkan porsi tambahan PLTSa dengan kebutuhan investasi mencapai USD 2,72 miliar. Pemerintah daerah diwajibkan berperan aktif dalam pengumpulan dan pengangkutan sampah untuk memenuhi kebutuhan PSEL, dengan opsi kerja sama antar-kabupaten jika target pasokan tidak terpenuhi.

Program PSEL diharapkan tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga membuka ribuan lapangan kerja hijau dan mendorong ekonomi sirkular yang berkelanjutan. #

Editor: Wong

Comments are closed.