BeritaKaltim.Co

Harga Meroket, Toko Emas Mall Mesra Indah Samarinda Tetap Ramai Diburu Pembeli

BERITAKALTIM.CO – Deru aktivitas jual beli emas masih terasa kental di lantai pertokoan Mall Mesra Indah, kawasan Pasar Pagi, Jalan KH Khalid, Samarinda. Di tengah tren kenaikan harga emas yang terus menanjak dalam beberapa bulan terakhir, denyut transaksi justru tak surut. Pedagang dan pembeli tetap bertemu dalam irama pasar yang hidup, seolah harga tinggi tak menyurutkan minat masyarakat terhadap logam mulia ini.

Salah satu yang masih setia membuka lapak setiap hari adalah Amir (60), pemilik Toko Emas Maha Agung. Sejak pagi hingga malam mulai pukul 09.30 hingga 22.00 Wita, Amir melayani pelanggan yang datang silih berganti, mulai dari pembeli perhiasan hingga mereka yang ingin menjual atau menukar emas lama.

Dalam perbincangan di sela kesibukan tokonya, Amir mengakui bahwa kenaikan harga emas dalam tiga bulan terakhir terbilang signifikan, terutama untuk emas berkadar tinggi.

“Sekarang emas 22 harganya sudah Rp1,75 juta per gram, kalau emas 23 sudah Rp1,95 juta per gram. Ini naiknya sudah sekitar tiga bulanan,” kata Amir saat ditemui.

Menurut dia, lonjakan harga tersebut terasa langsung, baik bagi pedagang maupun konsumen. Namun, kondisi itu tidak serta-merta menurunkan transaksi. Justru, emas tetap menjadi pilihan, baik sebagai perhiasan, simpanan nilai, maupun instrumen tukar tambah.

Amir lalu menjelaskan bahwa di pasaran, emas memiliki kadar dan sebutan yang beragam, yang kerap membingungkan masyarakat awam. Salah satu istilah yang cukup dikenal adalah emas Banjar, yang menurutnya termasuk kategori emas muda.

“Emas Banjar itu emas muda. Beda dengan emas karat 375. Kalau emas asli itu karat 700,” ujarnya lugas.

Ia memaparkan, emas kadar 700 setara dengan sekitar 16 hingga 17 karat, karena mengandung kurang lebih 70 persen emas murni. Jenis emas ini berada di kelas menengah di bawah emas tua seperti 22 atau 23 karat namun cukup kuat dan banyak dipilih untuk perhiasan harian.

Dengan harga emas 22 dan 23 karat yang terus bergerak naik, Amir menyebut harga emas kadar lain ikut menyesuaikan secara proporsional. Untuk emas 16–17 karat (kadar 700), misalnya, kini berada di kisaran Rp1,4 juta hingga Rp1,45 juta per gram.

Sementara itu, emas Banjar yang kualitasnya berada di bawah emas tua dijual di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta per gram, relatif sejalan dengan harga emas sekitar enam bulan lalu.

Adapun emas kadar 375 atau setara 9 karat, masih menjadi pilihan favorit karena lebih terjangkau, dengan harga Rp750 ribu hingga Rp850 ribu per gram.

“Umumnya, kadar 375 ini paling banyak dipilih karena lebih terjangkau untuk pemakaian harian,” jelas Amir.

Dalam aktivitas sehari-hari, Toko Emas Maha Agung melayani transaksi jual, beli, hingga tukar tambah perhiasan. Untuk pembelian kembali dari pelanggan, Amir menerapkan potongan Rp25 ribu per gram, sementara harga beli mengikuti harga emas yang berlaku saat transaksi.

“Kalau mau jual, kita belinya ikuti harga emas sekarang. Potongannya Rp25 ribu satu gram,” bebernya.

Ia mengingatkan, lonjakan harga emas saat ini cukup kontras jika dibandingkan kondisi enam bulan lalu, ketika harga emas masih bertengger di kisaran Rp1,2 juta per gram, sebelum kemudian merangkak naik hingga seperti sekarang.

Momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 turut memberi warna tersendiri bagi penjualan emas di tokonya. Amir menyebut, selama periode tersebut, transaksi melonjak tajam dibandingkan hari-hari biasa.

“Kalau Nataru itu penjualan naik. Bisa sampai 60 sampai 80 persen dibandingkan hari normal,” katanya.

Menurut Amir, peningkatan penjualan didorong oleh kebutuhan masyarakat membeli emas sebagai hadiah keluarga, simpanan jangka panjang, maupun perhiasan untuk dikenakan saat perayaan akhir tahun. Tak sedikit pula pelanggan yang memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan tukar tambah perhiasan lama.

Selain menjual perhiasan jadi, Toko Emas Maha Agung juga melayani pembuatan perhiasan custom, termasuk cincin nikah. Pelanggan bebas menentukan desain, berat emas, hingga ukiran nama sesuai keinginan.

“Kalau custom cincin, di sini juga bisa. Tergantung gramnya, mau satu gram juga bisa. Biasanya ada ongkos tambahan,” tutur Amir.

Untuk jasa pembuatan cincin custom, ongkos pengerjaan berada di kisaran Rp150 ribu per cincin, yang sudah termasuk penyesuaian ukuran jari dan ukiran nama. Prosesnya diawali dengan pengukuran jari agar cincin nyaman saat digunakan.

Tak hanya emas, Amir juga melayani pembuatan cincin berbahan perak sebagai alternatif yang lebih ekonomis. Menurutnya, perhiasan perak cukup diminati, terutama oleh pasangan muda.

“Perak itu lebih murah, sekitar Rp130 ribuan, tinggal tambah ongkos saja,” ucapnya.

Di tengah dinamika pasar dan fluktuasi harga emas, Amir menilai lokasi Mall Mesra Indah yang strategis, serta jam operasional yang panjang, menjadi kunci ramainya aktivitas jual beli di kawasan Pasar Pagi.

“Yang penting orang masih mudah cari dan percaya. Kalau sudah cocok, mereka tetap datang dan berlangganan,” imbuhnya.

Di usia yang tak lagi muda, Amir tetap menyimpan optimisme. Baginya, selama transaksi jual-beli dan tukar tambah masih berlangsung, emas akan selalu punya tempat di hati masyarakat.

“Selama masih ada jual-beli dan tukar tambah, emas tetap dicari masyarakat,” pungkasnya.

YANI | WONG

Comments are closed.