BeritaKaltim.Co

Pegadaian Tutup PDS dan PSDS, Satukan Layanan Digital Lewat Tring!

BERITAKALTIM.CO – PT Pegadaian resmi menghentikan operasional dua aplikasi digitalnya, Pegadaian Digital Service (PDS) dan Pegadaian Syariah Digital Service (PSDS), terhitung sejak 14 Januari 2026. Keputusan ini menutup hampir delapan tahun perjalanan PDS dan PSDS sebagai kanal layanan digital Pegadaian, sekaligus menandai fase baru transformasi digital perusahaan pelat merah tersebut.

Penghentian kedua aplikasi itu merupakan bagian dari strategi konsolidasi layanan digital Pegadaian ke dalam satu platform terintegrasi, Tring! by Pegadaian. Aplikasi ini diluncurkan pada Oktober 2025 dan diposisikan sebagai pusat layanan digital Pegadaian, mencakup seluruh produk konvensional maupun syariah.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, PDS dan PSDS memiliki peran penting dalam membangun fondasi ekosistem digital Pegadaian sejak pertama kali diluncurkan pada 2018.

“Sejak 2018, Aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital menjadi inisiatif awal digitalisasi layanan Pegadaian. Aplikasi tersebut memudahkan akses nasabah, memperluas jangkauan transaksi, sekaligus membangun basis nasabah digital,” ujar Damar saat ditemui di Tring! Digital Lounge Kota Kasablanka, Rabu, (14/1/2026).

Menurut Damar, kehadiran Tring! merupakan jawaban atas kebutuhan layanan keuangan yang semakin terintegrasi, cepat, dan aman. Konsolidasi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

“Dengan hadirnya Tring!, kami berupaya menghadirkan pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, lebih ramah pengguna, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah,” kata dia.

Melalui aplikasi Tring!, nasabah kini dapat mengakses seluruh layanan utama Pegadaian dalam satu platform. Layanan tersebut meliputi Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai, hingga produk berbasis ekosistem Bank Emas seperti Deposito Emas. Selain itu, Tring! dilengkapi dengan fitur transaksi digital yang lebih ringkas, personalisasi layanan, serta sistem keamanan data yang diperkuat.

Damar menjelaskan, Tring! dirancang bukan sekadar sebagai alat transaksi, melainkan sebagai aplikasi utama investasi emas masyarakat.

“Tring! kami rencanakan sebagai satu-satunya aplikasi untuk melayani seluruh kebutuhan investasi emas. Saldo Tabungan Emas bisa digadai saat nasabah membutuhkan dana, bisa juga dijadikan Deposito Emas agar nilainya bertambah. Bahkan Cicil Emas juga dapat dilakukan melalui Tring!,” ujarnya.

Langkah konsolidasi ini mendapat dukungan dari jajaran wilayah. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menilai integrasi seluruh layanan digital ke dalam Tring! sebagai momentum penting dalam memperkuat transformasi digital Pegadaian.

“Hadirnya Tring! sebagai platform terintegrasi menjadi jawaban atas kebutuhan layanan yang cepat, aman, dan mudah diakses masyarakat. Kami di Kanwil IV Balikpapan siap mendukung penuh implementasi Tring! di seluruh outlet, cabang, dan area kerja,” kata Rinaldi.

Ia menambahkan, transformasi digital melalui Tring! tidak hanya berdampak pada efisiensi layanan internal, tetapi juga berpotensi memperluas literasi dan inklusi keuangan, terutama dalam sektor investasi emas.

“Dengan satu aplikasi, nasabah kini dapat mengelola berbagai kebutuhan keuangan dan investasi emas secara terpadu. Ini sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Pegadaian menyatakan akan melanjutkan transformasi digital secara prudent dan berkesinambungan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap regulasi.

Melalui Tring! sebagai platform digital terintegrasi, Pegadaian menargetkan peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan investasi emas.

Transformasi ini, menurut Pegadaian, merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan semangat MengEMASkan Indonesia.

YANI | WONG

Comments are closed.