BERITAKALTIM.CO-Ratusan pegolf dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul, mengikuti turnamen golf yang digelar di Royal Mahligai Country Club, Kariangau, Balikpapan, Sabtu (31/1/2026). Meskipun dalam cuaca gerimis, tidak mematahkan semangat para peserta berlomba.
Turnamen ini mendapat apresiasi Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang dalam kesempatan itu hadir membuka. Ia menekankan bahwa golf bukan hanya ajang adu kemampuan, melainkan ruang membangun kebersamaan, kejujuran, dan integritas.
Menurutnya, karakter olahraga golf yang mengandalkan kejujuran pribadi menjadikannya sarana pembentukan nilai-nilai positif. “Golf ini olahraga yang unik. Tidak ada wasit yang mengawasi setiap pukulan. Sportivitas, kejujuran, dan integritas pribadi menjadi fondasi utama. Tujuan kita bukan semata mencari pemenang, tetapi menjaga silaturahmi, menyehatkan badan, dan menghadirkan kebahagiaan bersama,” ujar Rudy Mas’ud saat membuka turnamen.
Ia juga mengapresiasi perkembangan Lapangan Golf Royal Mahligai yang kini telah memiliki sembilan hole. Gubernur berharap pembangunan sembilan hole tambahan dapat segera diselesaikan agar lapangan ini siap menggelar turnamen berskala nasional hingga internasional.
Apresiasi tersebut sejalan dengan rencana Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Borneo Games 2027, yang akan melibatkan negara dan wilayah di Pulau Borneo, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Sabah, dan Sarawak.
Meski sempat diguyur hujan gerimis, antusiasme peserta tetap tinggi. Rudy Mas’ud menyebut gerimis justru menambah suasana sejuk dan memperkuat kebersamaan di antara para pegolf.
“Gerimis hari ini tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap berolahraga dan bersilaturahmi. Semoga udara yang sejuk ini membawa kesejukan di hati dan mempererat persaudaraan,” ucapnya.
Turnamen ini merupakan bagian dari Wali Kota Cup Golf Tournament 2026, yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-129 Kota Balikpapan. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah mempererat silaturahmi antarpegolf dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan potensi Kota Balikpapan.
“Kegiatan olahraga seperti turnamen golf memiliki peran strategis dalam mendorong gaya hidup sehat serta memperkuat citra Balikpapan sebagai kota penyelenggara event berskala regional maupun nasional,” kata Rahmad Mas’ud.
Turnamen ini diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta, Makassar, Samarinda, serta kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur.
Ketua Panitia, Yudhi Saharuddin, mengonfirmasi tingginya partisipasi tersebut. Peserta datang dari berbagai daerah. Dari Jakarta saja hampir 20 rombongan hadir, disusul dari Makassar, Samarinda, serta kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur.
“Ini menunjukkan Balikpapan semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event olahraga nasional,” ujarnya.
Keunikan turnamen tahun ini terletak pada pelaksanaannya di dua lapangan golf berbeda. Kategori Special Flight bertanding di Royal Mahligai Golf, sementara kategori Flight A, B, dan C digelar di PBGC Pertamina Balikpapan, sebuah catatan sejarah baru dalam penyelenggaraan turnamen golf di kota ini.
NIKEN | WONG
Comments are closed.