BeritaKaltim.Co

Presiden Prabowo: Perbedaan Politik Jangan Halangi Perjuangan Rakyat

BERITAKALTIM.CO-Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang politik, golongan, maupun kepentingan untuk bersatu dan berjuang bersama menghapus kemiskinan dari Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin.

“Kita harus berjuang bersama-sama. Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun. Kita harus bersatu, kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan,” kata Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Meskipun memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Prabowo mengingatkan masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

“Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan. Kita masih menghadapi tantangan. Kita masih menghadapi kekurangan. Kita tahu bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup,” ujar Kepala Negara.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan tanggung jawab moral para pemimpin di semua tingkatan pemerintahan dan sektor. Menurutnya, unsur kepemimpinan dan elit nasional memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengelola kekayaan bangsa agar digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

“Sekarang saya gugah kita semua, mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad, membenahi diri dan lingkungan kita. Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita,” tegas Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya persatuan nasional serta menolak sikap saling bermusuhan akibat perbedaan politik. Ia menilai persaingan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun setelah proses politik selesai, seluruh pihak harus kembali bersatu untuk bekerja melayani rakyat.

“Kalah menang biasa karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan komitmennya untuk memimpin secara inklusif dan adil, tanpa membedakan latar belakang politik daerah maupun hasil pemilihan.

“Tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Prabowo.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.