BeritaKaltim.Co

Dinkes Kaltim perkuat koordinasi tekan penularan campak

BERITAKALTIM.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan koordinasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat untuk menekan penularan campak di wilayah setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltim Fit Nawati di Samarinda, Rabu, menjelaskan bahwa sebagai wilayah dengan mobilitas penduduk yang tinggi, maka kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak harus ditingkatkan.

“Campak adalah penyakit yang sangat menular dan berbahaya, terutama bagi anak-anak. Saat ini kita menghadapi tantangan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut,” ujar Fit Nawati dalam pertemuan Koordinasi Kewaspadaan Campak yang digelar secara daring.

Langkah koordinasi, kata dia, diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat edukasi masyarakat melalui jejaring lintas sektor, termasuk kader posyandu.

Fit juga mengungkapkan data yang cukup mengkhawatirkan terkait capaian imunisasi di Kaltim. Saat ini, cakupan imunisasi baru mencapai 60 persen, masih jauh dari target ideal sebesar 90 persen.

“Capaian imunisasi kita belum maksimal. Kami membutuhkan dukungan seluruh mitra untuk menyosialisasikan pentingnya imunisasi dan menggerakkan orang tua agar membawa bayi serta balita mereka ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Menurutnya, penguatan sinergi lintas sektor dan lintas program menjadi sangat krusial demi memastikan setiap anak di Kalimantan Timur mendapatkan hak perlindungan kesehatan melalui imunisasi.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi dan pemetaan di wilayah kerja masing-masing, terutama dalam memantau kemunculan kasus akibat rendahnya cakupan vaksinasi.

Mobilisasi sosial yang melibatkan kader dan tokoh masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam memberikan edukasi yang efektif hingga ke tingkat akar rumput.

“Kami berharap pertemuan ini tidak sekadar menjadi forum formal, tetapi mampu menghasilkan kolaborasi nyata yang berdampak langsung pada pencegahan perluasan penyakit,” tambahnya.

Fit meminta seluruh instansi terkait untuk memaksimalkan berbagai program yang ada guna mempercepat penanggulangan masalah kesehatan di Kaltim.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam memantau kondisi kesehatan di lingkungan masing-masing. #

ANTARA | WONG

Comments are closed.