BERITAKALTIM.CO – Ribuan massa yang tergabung dalam aliansi organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kalimantan Timur memadati halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (21/4). Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh koordinator lapangan, Fathur. Dalam orasinya, Fathur menyampaikan sejumlah tuntutan yang menjadi aspirasi massa. Salah satu poin utama adalah mendesak penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di berbagai lini pemerintahan.
“Stop praktik KKN yang merugikan masyarakat. Kami juga mendesak DPRD Kaltim segera mengambil sikap tegas terhadap berbagai persoalan yang terjadi,” ujar Fathur di hadapan massa aksi pada Selasa (21/4/2026)
Massa aksi terlihat membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja lembaga legislatif daerah. Mereka juga menyerukan agar wakil rakyat lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Selain itu, aliansi ormas menilai DPRD memiliki peran strategis dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Oleh karena itu, mereka meminta agar fungsi pengawasan dijalankan secara maksimal dan tidak terpengaruh kepentingan tertentu.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan DPRD Kaltim dikabarkan tengah bersiap menemui massa untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan. Aksi berlangsung tertib meski diwarnai orasi secara bergantian dari sejumlah perwakilan organisasi.
”Aparat kepolisian tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama jalannya aksi,” pungkasnya.
ANTARA | WONG
Comments are closed.