BERITAKALTIM.CO – Upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi era digital terus dilakukan. Kali ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur melalui program SLCC Go To School menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Mendalam di SDN 001 Bontang Selatan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 guru SDN 001 Bontang Selatan. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan terkait pemanfaatan teknologi digital guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan inovatif.
Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Terlebih, ke depan sekolah-sekolah akan semakin didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk rencana bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah pusat.
“Bimtek ini menjadi bagian dari upaya kami mempersiapkan guru menghadapi digitalisasi pendidikan. Harapannya, para guru mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pembelajaran,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, inisiatif menghadirkan pelatihan tersebut merupakan komitmen pihak sekolah untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan, khususnya dalam integrasi teknologi di kelas.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kota Bontang, Saparuddin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru agar mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan teknologi pendidikan.
Sementara itu, materi bimtek disampaikan oleh narasumber M. Yahya yang merupakan Duta Teknologi dalam program SLCC Go To School. Ia hadir bersama perwakilan Ketua PGRI Kalimantan Timur, Irianto.
Program ini merupakan kolaborasi antara PGRI Kalimantan Timur dan PGRI Kota Bontang sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar.
UPI | WONG | ADV
Comments are closed.