BeritaKaltim.Co

Bangkit dengan 10 Pemain, Persiba Selamatkan Poin Dramatis di Batakan

BERITAKALTIM.CO-Persiba Balikpapan menunjukkan semangat juang tinggi saat menahan imbang PSS Sleman dengan skor 1-1 dalam laga yang digelar di Stadion Batakan, Minggu (26/4/2026) malam. Bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, tuan rumah justru mampu mencuri momen di menit akhir untuk mengamankan satu poin penting.

Sejak peluit awal, Persiba tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan. Dalam 15 menit pertama, sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol. Dominasi awal tersebut tak berlanjut mulus setelah Rical Vieri diganjar kartu merah pada menit ke-53, memaksa Beruang Madu bermain dengan kekurangan jumlah pemain.

Situasi tersebut dimanfaatkan PSS Sleman untuk meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, tim tamu berhasil memecah kebuntuan lewat gol Gustavo Henrique Barbosa Freire pada menit ke-73.

Namun, Persiba justru menunjukkan mental bertanding yang kuat. Dengan strategi yang disesuaikan, mereka tetap mampu menekan hingga akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Arsa Ramadan Ahmad pada menit ke-88, sekaligus menyelamatkan wajah tim di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya, terutama dalam merespons situasi sulit di lapangan.

“Kami sudah mencoba mengambil inisiatif sejak awal. Di babak kedua, pergantian pemain memberi energi baru hingga kami bisa menekan dan mencetak gol penyama,” ujarnya dalam konferensi pers.

Meski demikian, ia juga memberi catatan terhadap kepemimpinan wasit, berharap keputusan-keputusan krusial ke depan dapat lebih baik.

Hasil imbang ini membuat Persiba harus bekerja ekstra untuk mengamankan posisi di kompetisi Liga 2. Fokus kini tertuju pada fase playoff, dengan potensi menghadapi Persijap Jepara yang saat ini unggul secara perolehan poin.

Waktu persiapan sekitar dua pekan, Persiba dituntut segera berbenah dan memaksimalkan evaluasi demi menghadapi laga penentuan yang akan datang.(*)

NIKEN | WONG

Comments are closed.