BeritaKaltim.Co

Thalita terus tunjukkan progres usai ke babak utama Malaysia Masters

BERITAKALTIM.CO – Tunggal putri muda Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan terus menunjukkan perkembangan menjanjikan setelah memastikan tempat di babak utama BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 melalui laga kualifikasi yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa.

Pemain berusia 18 tahun itu lolos setelah mengalahkan wakil Taiwan Chen Su Yu dengan skor 16-21, 22-20, 21-14.

“Pertandingannya lancar walaupun sampai rubber game,” ujar Thalita seusai pertandingan seperti dilansir laman resmi BWF.

Keberhasilan tersebut melanjutkan tren positif Thalita setelah tampil impresif bersama tim Indonesia pada Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark.

Dalam turnamen beregu tersebut, Thalita mencuri perhatian setelah menaklukkan pemain Korea Selatan Sim Yu Jin dengan skor 21-19, 21-19 serta wakil Kanada Wen Yu Zhang dengan 21-16, 21-19.

Kemenangannya atas Sim bahkan menjadi satu-satunya poin Indonesia saat kalah 1-3 dari Korea Selatan di semifinal.

Performa positif itu berlanjut pada turnamen Thailand Open pekan lalu ketika Thalita mampu mengalahkan pebulu tangkis Myanmar Thet Htar Thuzar dengan 21-18, 21-14, sebelum memberi perlawanan sengit kepada mantan juara dunia asal Thailand Ratchanok Intanon hingga tiga gim 16-21, 21-19, 15-21.

Saat ini menempati peringkat ke-56 dunia, Thalita mengaku makin percaya diri menghadapi pemain-pemain elite dunia, meski tetap merasa masih perlu meningkatkan banyak aspek permainan.

“Saya merasa sudah siap bersaing dengan pemain top, tapi masih harus latihan lebih keras karena masih ada kekurangan. Saya ingin setiap latihan benar-benar maksimal,” ujar Thalita.

Ia juga menyebut pengalaman tampil di Uber Cup menjadi pelajaran penting untuk membangun mental bertanding di level tinggi.

“Horsens memberikan pengalaman yang sangat berharga, terutama saat semifinal. Saya tidak mau pengalaman itu sia-sia. Saya ingin bermain lebih baik lagi di sini dibanding pekan lalu,” katanya.

Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kini menjadi harapan baru sektor tunggal putri Indonesia di tengah absennya Gregoria Mariska Tunjung akibat cedera dan keputusan mundur dari Pelatnas PBSI, sementara Putri Kusuma Wardani masih menjadi andalan utama Indonesia di level elite dunia.

ANTARA | WONG

Comments are closed.