BeritaKaltim.Co

Eks Rumah Kapitan di Bontang Kuala Diusulkan Jadi Ruang Edukasi Publik

BERITAKALTIM.CO – Upaya menjadikan kawasan bersejarah sebagai ruang edukasi publik mulai didorong di Kota Bontang. Salah satunya melalui pengusulan gedung eks Kapitan Arsad di Bontang Kuala sebagai cagar budaya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menilai bangunan tersebut tidak hanya penting dilindungi, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata sejarah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, menjelaskan bahwa langkah pengusulan ini menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya lokal sekaligus membuka ruang pemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bangunan ini punya nilai sejarah yang kuat, sehingga perlu dijaga sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Ia menambahkan, proses penetapan akan melalui kajian dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang akan melakukan verifikasi langsung di lapangan sebelum memberikan rekomendasi resmi.

“Hasil kajian tim ahli nantinya menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menetapkan status cagar budaya,” jelasnya.

Menurutnya, jika telah ditetapkan, keberadaan bangunan tersebut dapat dikembangkan menjadi salah satu titik kunjungan berbasis sejarah di Bontang. Namun, hal itu perlu didukung dengan penataan fasilitas agar pengunjung merasa nyaman.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan cagar budaya di Bontang tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian, tetapi juga mampu menjadi media pembelajaran sejarah sekaligus memperkuat daya tarik daerah.

“Kalau ingin dimanfaatkan sebagai lokasi kunjungan, tentu harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai,” katanya.

Lia Abdullah | Wong | ADV

Comments are closed.