BeritaKaltim.Co

Ratusan ribu Bobotoh padati Bandung rayakan triruntun gelar Persib

BERITAKALTIM.CO – Ratusan ribu Bobotoh memadati sejumlah titik keramaian di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu, untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026 yang sekaligus menjadi triruntun gelar kasta tertinggi sepak bola Indonesia tiga tahun berturut-turut.

Massa pendukung Persib mulai bergerak dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka Kota Bandung satu hari setelah laga pamungkas melawan Persijap Jepara yang berakhir imbang 0-0 tetapi cukup untuk mengunci gelar juara.

Kepadatan massa terlihat di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Banda, Merdeka, Jalan Asia Afrika, Alun-alun Bandung, Jalan Braga, Dago bawah, hingga kawasan Flyover Pasupati yang dipenuhi konvoi kendaraan dan lautan Bobotoh beratribut biru.

Suasana pesta juara berlangsung meriah dengan nyanyian dukungan, kibaran bendera Persib, hingga suar yang menyala di beberapa titik keramaian.

Arus lalu lintas di pusat kota pun sempat tersendat akibat tingginya antusiasme warga yang ikut merayakan keberhasilan Maung Bandung.

Salah seorang Bobotoh asal Bandung, Whisnu (32), mengaku sengaja datang bersama rekannya sejak siang hari untuk mengikuti euforia pesta juara Persib dari GBLA hingga pusat kota.

“Persib juara pokoknya harus dirayakan. Tiga kali berturut-turut ini luar biasa buat Bobotoh,” katanya di Bandung, Minggu.

Ia berharap keberhasilan Persib di kompetisi domestik dapat berlanjut hingga level Asia pada musim mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan Persib bisa bersinar di Asia. Persib harus jadi naga di Asia,” katanya.

Petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik keramaian agar perayaan tetap berjalan kondusif.

Persib menutup Super League 2025/2026 dengan koleksi 79 poin, sama banyaknya dengan Borneo FC tetapi berhak berada di puncak klasemen dan menjadi juara berkat catatan head-to-head.

 

ANTARA | WONG

Comments are closed.