TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Bupati Berau, H Muharram S Pd MM meninjau tempat pembuangan akhir (TPA) Bujangga, Senin (21/5), hal ini sebagai bentuk tidak lanjut keluhan yang disampaikan masyarakat beberapa hari ini. Peninjauan ini sekaligus untuk memastikan situasi terkini yang ada di TPA Bujangga, yang baunya dikeluhkan warga setempat.
Muharram menusuri lokasi TPA Bujangga satu per satu, mulai dari lokasi pembuangan hingga penampungan akhir limbah cair. Didampinggi petugas kebersihan yang ada di TPA Bujangga, pada sejumlah titik di sana.
Usai kunjungan tersebut, Muharram mengakui bahwa bau tidak sedap yang dihasilkan di TPA Bujangga tidak lagi tercium hingga jarak sekitar 50 meter. Sementara pemukiman penduduk yang ada di sana berjarak 400 meter. “Memang kita akui TPA ini mengeluarkan bau tidak sedap, tapi hingga sampai ke lokasi pemukiman penduduk cukup jauh jaraknya. Kecuali kalau terlalu dekat, kemungkinan besar akan tercium menyengat,” katanya.
Sementara dari limbah cair yang juga menjadi keluhan selama ini, ia memastikan bahwa tidak ada kebocoran yang terjadi. Karena ia telah melihat langsung bahwa limbah cair yang dihasilkan sudah masuk dalam bak-bak penampungan yang ada di sana. “Sudah saya lihat langsung dan aman saja, tidak ada kebocoran hingga sampai ke pemukiman masyarakat,” tegasnya.
Setelah melihat langsung lokasi yang ada di sana, ia memastikan bahwa kondisi di TPA Bujangga masih dalam keadaan yang aman dan terkendali. Meskipun begitu, keluhan yang beredar di masyarakat tetap akan ditindaklanjuti. Ia menegaskan, telah memberikan instruksi kepada intansi terkait untuk mengakaji lebih jauh lagi terkait potensi ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat sekitar. “Sudah saya sampaikan, apakah ini perlu pembenahan lebih lanjut lagi atau seperti apa. Yang pasti kita ingin membuat kenyamanan kepada masyarakat. Saya juga sampaikan untuk melalukan survei ke masyarakat sekitar terkait masalah ini,” ujarnya.
Terkait wacana mengenai pemindahan TPA ini, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah dalam waktu dekat ini belum memiliki rencana terkait hal tersebut. Menurutnya, memaksimalkan TPA Bujangga akan lebih efektif jika harus memindahkan ke lokasi lain. “Banyak hal yang harus kita kerjakan nantinya kalau harus memindahkan TPA ini, dan itu memerlukan waktu yang cukup lama. Jadi saya rasa kita lebih baik memaksimalkan TPA yang ada ini, dengan mengelola secara baik dan benar, agar tak menimbulkan bau tak sedap di pemukiman warga sekitar” pungkasnya. Adv/mar
Trending
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
- Muhammad Barkati Imbau Massa Aksi Jaga Kondusivitas dan Hindari Provokasi
- Ribuan Massa Ormas Padati DPRD Kaltim, Tuntut Hentikan Praktik KKN
- Polda Kaltim Bongkar 11 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, 12 Tersangka Diamankan
- BMKG: Gempa Pulau Batang Dua-Ternate akibat deformasi kerak bumi
Comments are closed.